BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,75 Persen

Oleh: Hendra Friana - 23 Oktober 2018
"Rapat Dewan Gubernur BI pada 21 sampai 23 Oktober memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day RR atau bunga acuan BI di level 5,75 persen," ujar Mirza
tirto.id - Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) tetap berada di level 5,75 Persen.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, keputusan itu diambil untuk menurunkan defisit neraca transaksi berjalan ke dalam batas yang aman dan mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik.

"Rapat Dewan Gubernur BI pada 21 sampai 23 Oktober memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day RR atau bunga acuan BI di level 5,75 persen," ujar Mirza dalam konferensi pers di Gedung BI, Selasa (23/10/2018).

Sejak Mei lalu, BI memang sangat agresif menaikkan suku bunganya. Kebijakan menahan suku bunga ini diambil tidak hanya untuk menjaga stabilitas rupiah serta mempertahankan daya tarik pasar keuangan dalam negeri.

Namun, kata Mirza, juga untuk menurunkan defisit transaksi berjalan serta. menghadapi risiko yang lebih kuat ke depannya.

Di samping itu, koordinasi dengan pemerintah untuk jaga stabilitas ekonomi dan ketahanan eksternal juga terus diperkuat. Caranya, dengan mendorong ekspor dan menurunkan impor sehingga defisit transaksi berjalan bisa turun.

Sementara untuk besaran lending facility dan deposit facility masing-masing ditetapkan 5 persen dan 6,5 persen.

"BI juga terus tempuh strategi moneter untuk jaga likuiditas di pasar valas dan pasar rupiah dan secara efektif berlakukan domestik NDF," imbuhnya.


Baca juga artikel terkait SUKU BUNGA atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yantina Debora