Menuju konten utama

Bhayangkara FC Pecat Alfredo Vera Usai Gagal ke 5 Besar Liga 1 2019

Bhayangkara FC memecat pelatih Angel Alfredo Vera karena gagal memenuhi target menembus papan atas Liga 1 2019.

Bhayangkara FC Pecat Alfredo Vera Usai Gagal ke 5 Besar Liga 1 2019
Ilustrasi. Pelatih Angel Alfredo Vera. FOTO/Persebaya.id

tirto.id - Bhayangkara FC resmi memecat pelatih mereka Angel Alfredo Vera pada Rabu (14/8/2019). Kegagalan The Guardian masuk ke lima besar Liga 1 2019 menjadi alasan berakhirnya kerjasama dengan sang pelatih asal Brasil. Sebagai pelatih sementara, Bhayangkara FC menunjuk direktur teknik mereka, Yeyen Tumena.

“Kami berterima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan pelatih Alfredo Vera selama menjabat sebagai pelatih kepala tim senior Bhayangkara FC dan mendoakan yang terbaik bagi karier selanjutnya,” ungkap Sumardji, manajer tim sekaligus COO Bhayangkara FC dikutip laman resmi klub.

Hingga pekan ke-13 Liga 1 2019, pencapaian Bhayangkara FC memang di bawah target. Mereka hanya mengoleksi 4 kemenangan, 5 imbang, dan 4 kekalahan. The Guardian sementara masih ada di peringkat kedelapan klasemen.

Peluang Bhayangkara FC untuk tenggelam lebih dalam di klasemen terbuka, mengingat hingga berita ini dimuat, terdapat tujuh tim yang memiliki jumlah laga lebih sedikit daripada mereka. Yang paling mencolok adalah PSM, peringkat kesembilan yang baru berlaga 9 kali. Tim ini mengoleksi total 16 angka, atau hanya satu di bawah The Guardian.

Performa Bhayangkara FC Belakangan bahkan menurun tajam. Dalam empat pertandingan terakhir di Liga 1 2019, mereka tidak pernah menang. Hasilnya adalah dua kekalahan dan dua hasil imbang, termasuk ketika menghadapi Persija pada Sabtu (10/8/2019).

“Dalam kontrak kerja sama dengan kami, pelatih Alfredo Vera ditargetkan membawa Bhayangkara FC berada di posisi 5 besar klasemen saat akhir putaran I,” papar Sumardji.

Terkait pelatih pengganti Alfredo Vera, hingga kini Bhayangkara FC masih mencari sosok tersebut. Sementara, terhitung sejak Rabu (14/8), The Guardian akan dilatih oleh Yeyen Tumena, yang merangkap jabatan sebagai direktur teknik klub.

“Kami segera mencari sosok yang benar-benar layak untuk mengisi posisi pelatih kepala Bhayangkara FC,” ungkap Sumardji.

Tantangan bagi Bhayangkara FC untuk bangkit dari keterpurukan, langsung hadir pekan ini. Pada Jumat (16/8/2019), mereka akan menghadapi Perseru Badak Lampung FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, pukul 15.30 WIB.

Sementara tuan rumah tengah krisis kemenangan, tim tamu tidak dalam kondisi yang lebih baik. Badak Lampung FC saat ini ada di urutan ke-16 klasemen atau di zona degradasi. Mereka juga tercatat tidak pernah menang dalam 8 laga terakhir, hanya tiga kali seri dan lima kali kalah, termasuk di laga pemungkas melawan PSS pada Jumat (9/8/2019).

Baca juga artikel terkait LIGA 1 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Agung DH