Berita Gunung Merapi Terkini Selama Hari Ini 24 November 2020

Oleh: Alexander Haryanto - 24 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Berita terkini Gunung Merapi selama hari ini, 24 November 2020, terdengar 1 kali suara guguran dari PGM Babadan.
tirto.id - Aktivitas terkini Gunung Merapi pada hari ini, Selasa, 24 November 2020 dari pukul 12:00-18:00 WIB, tidak teramati asap kawah. Akan tetapi, terdengar 1 kali suara guguran dari PGM Babadan.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, sampai saat ini status Gunung Merapi masih dinyatakan Siaga Level 3.

Sebelumnya, berdasarkan pengamatan BPPTKG pada hari ini, pukul 06:00 WIB sampai dengan 12:00 WIB, asap kawah juga tidak teramati, tetapi terdengar suara guguran 2 kali (lemah) dari Pos babadan.

Berikut adalah update terkini tentang kabar dan info terkini Gunung Merapi hari ini, Selasa(24/11) dari pukul 00:00 WIB sampai 18:00 WIB menurut BPPTKG.


1. Periode Pengamatan, Selasa (24/11/2020) Pukul 00:00-06:00 WIB


Meteorologi

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat daya. Suhu udara 13-20.6 °C, kelembaban udara 67-89 %, dan tekanan udara 627.22-688.2 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.
● Suara guguran terdengar 3 kali dari Pos Babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 10, Amplitudo : 4-60 mm, Durasi : 14.6-108.2 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 9, Amplitudo : 3-6 mm, Durasi : 10.6-15.3 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 91, Amplitudo : 3-22 mm, S-P : 0.3-0.41 detik, Durasi : 6-11.8 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 2, Amplitudo : 40-60 mm, Durasi : 15-21.2 detik)
■ Tektonik Jauh
(Jumlah : 1, Amplitudo : 55 mm, S-P : 19.16 detik, Durasi : 90 detik)


2. Periode Pengamatan, Selasa (24/11/2020) Pukul 06:00-12:00 WIB


Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 20-26.4 °C, kelembaban udara 63-78 %, dan tekanan udara 627-688 mmHg.

Visual

● Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
● Terdengar suara guguran 2 kali(lemah) dari Pos babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 11, Amplitudo : 4-30 mm, Durasi : 12.8-36.2 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 15, Amplitudo : 3-5 mm, Durasi : 9.7-19.6 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 116, Amplitudo : 3-30 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 5.9-11.4 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 15, Amplitudo : 40-75 mm, Durasi : 11-47 detik)


3. Periode Pengamatan, Selasa (24/11/2020) Pukul 12:00-18:00 WIB


Meteorologi

Cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 16-25.4 °C, kelembaban udara 71-76 %, dan tekanan udara 626.3-687.5 mmHg. Volume curah hujan 3.5 mm per hari.

Visual

● Gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
● Terdengar 1 kali suara guguran dari PGM Babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 10, Amplitudo : 4-52 mm, Durasi : 13-79.6 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 11, Amplitudo : 3-17 mm, Durasi : 10-23 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 89, Amplitudo : 3-27 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5.3-11.4 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 12, Amplitudo : 40-75 mm, Durasi : 14.4-36.2 detik)

Rekomendasi

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:
A. Provinsi DIY
a. Kab. Sleman. Kec. Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).
B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kab. Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kab. Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kab. Klaten. Kec. Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)
2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III G. Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak G. Merapi.
4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan G. Merapi yang bisa terjadi setiap saat.
5.) Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan, maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.



Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight