Berita Gunung Merapi Terkini 6 April: Lava Jarak Luncur 700 Meter

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 6 April 2021
Dibaca Normal 1 menit
Selain ada tiga kali guguran lava pijar juga teramati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter.
tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan telah terjadi tiga kali guguran lava dengan jarak luncur 700 meter ke arah Barat Daya dari Gunung Merapi pada periode pengamatan Selasa (6/4/2021) pukul 00:00-06:00 WIB.

Pada periode pengamatan tersebut juga teramati adanya asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah serta 46 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-45 mm dan durasi : 9-93 detik.

Berikut aktivitas Gunung Merapi terkini menurut BPPTKG.

Periode pengamatan

06-04-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 16-21 °C, kelembaban udara 75-88 %, dan tekanan udara 569-708 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.
● Teramati 3 kali guguran lava dengan jarak luncur 700 meter ke arah Barat Daya.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 46, Amplitudo : 3-45 mm, Durasi : 9-93 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 2, Amplitudo : 3-4 mm, Durasi : 20-22 detik)

Kesimpulan

Tingkat Aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight