Menuju konten utama

Berita Gunung Merapi Hari Ini: 33 Kali Gempa Guguran & Status Siaga

Gunung Merapi hari ini mengalami 33 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-15 mm dan lama gempa 20-105 detik.

Berita Gunung Merapi Hari Ini: 33 Kali Gempa Guguran & Status Siaga
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dipotret dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Selasa (25/5/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa.

tirto.id - Kondisi Gunung Merapi hari ini, Kamis, 7 Oktober 2021 berdasarkan pukul 12.00-18.00 WIB, mengalami 33 kali gempa guguran, 7 kali gempa hembusan, 4 kali gempa low frequency, 18 kali gempa hybrid/fase banyak dan 1 kali gempa tektonik.

Berdasarkan pengamatan visualnya, gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu tertutup kabut 0-II hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah barat.

Sedangkan potensi bahaya saat ini, berdasarkan laporan magma.esdm.go.id berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api tertutup Kabut 0-II hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah barat.

Klimatologi

Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara sekitar 17-24°C. Kelembaban 64-89%. Tekanan udara 626-717 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 33 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-15 mm dan lama gempa 20-105 detik.
  • 7 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-5 mm, dan lama gempa 11-21 detik.
  • 4 kali gempa low frequency dengan amplitudo 4-8 mm, dan lama gempa 6-7 detik.
  • 18 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-7 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 7-10 detik.
  • 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 40 detik.
Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya