Berita Gunung Merapi Hari Ini 25 Februari: 44 kali Gempa Guguran

Oleh: Alexander Haryanto - 25 Februari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Kondisi Gunung Merapi hari ini, 25 Februari 2021 adalah terjadi 44 kali gempa guguran.
tirto.id - Update berita Gunung Merapi hari ini, Kamis, 25 Februari 2021 berdasarkan periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, telah terjadi 44 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-34 mm dan lama gempa 11-146 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga kencang ke arah timur, tenggara dan selatan.

Sementara untuk potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.


Aktivitas Merapi Hari Ini


Periode pengamatan Kamis, 25 Februari 2021 pukul 06.00-12.00 WIB.

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga kencang ke arah timur, tenggara dan selatan.

Klimatologi

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga kencang ke arah timur, tenggara dan selatan. Suhu udara sekitar 27°C. Kelembaban 60-76%. Tekanan udara 624-703 mmHg.


Pengamatan Kegempaan

44 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-34 mm dan lama gempa 11-146 detik.

Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait BERITA MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight