Berita Gunung Merapi 21 Juli dan Status Merapi Menurut BPPTKG

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 21 Juli 2021
Dibaca Normal 1 menit
BPPTKG menginformasikan hingga saat ini aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi dan berada di level III atau siaga.
tirto.id - Guguran lava pijar dari Gunung Merapi teramati sebanyak 2 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter dan 1 kali ke tenggara dengan jarak luncur 1.200 meter.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga menginformasikan selain guguran lava pijar juga teramati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

BPPTKG menginformasikan hingga saat ini aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi dan berada di level III atau siaga. Berikut aktivitas terkini Gunung Merapi menurut BPPTKG.

Aktivitas terkini Gunung Merapi



Periode pengamatan

21-07-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 13-20 °C, kelembaban udara 69-88 %, dan tekanan udara 628-689 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
● Teramati 2 kali guguran lava pijar ke barat daya dengan jarak luncur maksimum 1000 meter dan 1 kali ke tenggara dengan jarak luncur 1200 meter.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 54, Amplitudo : 4-28 mm, Durasi : 24-107 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 3, Amplitudo : 5-6 mm, Durasi : 12-13 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 28, Amplitudo : 3-10 mm, S-P : 0.3-0.4 detik, Durasi : 5.2-7.4 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 6, Amplitudo : 30-75 mm, Durasi : 7.9-14 detik)

Tingkat aktivitas

Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Penyelia: Addi M Idhom
DarkLight