Beredar Ajakan Demo Driver Ojol di DPR, Garda Minta Tak Ikut Aksi

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 26 September 2019
Garda menginstruksikan seluruh aliansi dan komunitas ojek online yang tergabung dengan Garda Indonesia tidak turut serta dalam aksi demonstrasi massa di DPR.
tirto.id - Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) meralat pernyataan berisi ajakan demo di DPR RI dan KPK yang beredar di media sosial dan grup percakapan komunitas ojel online (Ojol).

Ketua Presidium Garda, Igun Wicaksono mengatakan bahwa telah ada instruksi bagi para pengemudi untuk tidak ikut serta pada aksi di DPR RI dan KPK RI pada Jumat (27/9/2019).

“Kami Garda telah menginstruksikan bahwa seluruh aliansi-aliansi dan komunitas-komunitas Ojek online yang tergabung dengan Garda Indonesia tidak turut serta dalam aksi demonstrasi massa di DPR RI pada hari Jumat 27 September 2019,” ucap Igun dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Tirto Kamis (26/9/2019).

Pernyataan Igun ini menyikapi adanya edaran elektronik maupun informasi yang beredar di media sosial maupun di grup-grup komunikasi dari komunitas-komunitas ojol untuk bergabung dalam 2.000 pengemudi yang turun.

Hal ini juga termasuk adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa sejumlah komunitas di bawah Garda ingin berunjuk rasa mengenai gangguan pendapatan akibat penutupan jalan yang terjadi belakangan ini.

Ia mengatakan Garda juga mengimbau kepada para pengemudi untuk melakukan aktivitasnya seperti biasa. Di samping itu, pengemudi juga diimbau untuk menghindari aksi atau terlibat dalam demonstrasi pada Jumat (27/9/2019).

Ia mengatakan pengemudi perlu menjaga suasana kondusif agar mereka dapat menjalankan aktivitasnya dengan normal. Dengan demikian, tetap dapat mencari nafkah dengan baik.

“Garda mengimbau Ojol untuk menghindari terlibat dalam aksi demontrasi pada Jumat (27/9/2019) untuk menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan memiliki kepentingan tertentu yang memanfaatkan Ojek online,” ucap Igun.


Baca juga artikel terkait DEMO DPR atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Irwan Syambudi
DarkLight