Periksa Data

Benarkah Minuman Dingin Berbahaya Bagi Jantung?

Oleh: Made Anthony Iswara - 2 Juni 2021
Dibaca Normal 5 menit
Unggahan terkait bahaya makanan dan minuman dingin terhadap jantung kembali muncul di dunia maya. Bagaimana kebenaran informasi tersebut?
tirto.id - Informasi tentang bahaya makanan dan minuman tertentu terhadap kesehatan kerap tersebar di media sosial. Tahun lalu, misalnya, ada klaim terkait beberapa kombinasi makanan tertentu yang berbahaya bagi tubuh. Tirto menyimpulkan bahwa informasi tersebut bersifat salah dan menyesatkan berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan.

Klaim-klaim tersebut dilatarbelakangi meningkatnya kesadaran penduduk dunia akan kesehatan, termasuk pola makan yang sehat. Survei Global Health and Ingredient-Sentiment Survey yang dilakukan Nielsen pada 2016 menunjukkan bahwa hampir dua pertiga konsumen (64 persen) mengatakan mereka mengikuti pola makan yang membatasi atau melarang konsumsi beberapa jenis atau bahan makanan.

“Konsumen kini lebih sadar akan pola makan sehat karena itu mereka ingin menerapkan pola makan yang dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan," ujar Executive Director, Consumer Insights Nielsen Yudi Suryanata dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada 6 September 2016.

Keinginan untuk menjadi lebih sehat pun membuka ruang untuk tersebarnya informasi melenceng terkait manfaat dan risiko berbagai jenis makanan dan minuman. Salah satu klaim yang muncul kembali baru-baru ini adalah bahaya konsumsi air es dan minuman dingin bagi kesehatan jantung.

Periksa Fakta Bahaya Minuman dan Makanan Dingin
Periksa Fakta 'Benarkah Minuman & Makanan Dingin Berbahaya Bagi Jantung?'. (Screnshoot/Facebook/RR.gaming)


Akun Facebook bernama 'RR.gaming' turut menyebarkan klaim tersebut pada tanggal 5 Agustus 2019. Unggahan 'RR.gaming' menyebutkan bahwa makanan dan minuman dingin berbahaya bagi kesehatan jantung, apalagi dalam kondisi tertentu seperti saat atau setelah makan. Alasannya, minum segelas air dingin atau es setelah makan bisa membekukan dan menggumpalkan minyak serta lemak makanan, sehingga pada ujungnya dapat menyebabkan masalah jantung, bahkan tumor atau kanker.

Unggahan ini juga mengklaim bahwa meminum air panas memiliki berbagai khasiat untuk tubuh, terutama ketika dilakukan sebelum tidur dan pada pagi hari setelah bangun tidur.

Naskah lengkapnya sebagai berikut:

MUSUH JANTUNG ADALAH AIR ES.

TAHUKAH ANDA BAHWA Jantung kita ini paling pantangan-nya apa ?

Anda mungkin blm tahu.

Setelah membaca tulisan ini mungkin akan kaget !

  1. Jantung paling pantangannya adalah :
  • Semua makanan dan minuman yg bersifat dingin.
  • Jangan minum air ES
  • Jangan makan makanan dingin yg keluar dari kulkas. Lebih baik makan makanan yang hangat/panas.
(Ini kalau kita ingin sehat!)

  1. Apa musuh utama jantung kita ?
  • Adakah kebiasaan saat makan nasi atau setelah makan nasi lalu minum air dingin/es.
  • Apalagi sambil mengelap keringat saat melahap makanan.
  • Saat udara panas, sambil minum2an yg dingin, benar-benar sangat enak rasanya.
  1. Jika punya kebiasaan seperti itu silakan lihat penjelasan di bawah ini :
  • Penakluk utama jantung adalah sehabis makan,
*TIDAK BOLEH*

minum - minuman dan makanan yang dingin (ES), dan ini adalah petunjuk dari dokter ahli jantung diberbagai belahan dunia.

Penjelasannya :

Minum segelas air dingin/es setelah makan memang sangat nyaman, namun air dingin/esbisa membeku (menggumpal)kan minyak/lemak makanan yg barusan ditelan dalam perut, bahkan bisa menyebabkan pencernaan dalam lambung menjadi lamban.

Begitu gumpalan (pembekuan) makanan yang mirip lumpur itu bertemu asam lambung, maka akan terurai dgn cepat dan diserap oleh usus dan dia akan menempel di dinding usus.

Berselang tidak lama kemudian akan berubah menjadi lemak, yg jika setiap harinya terus menerus seperti ini, maka lama kelamaan akan dapat menyebabkan penyakit, bahkan penyebab tumor/kanker.

Makanya setelah makan sebaiknya minum air hangat saja.

  1. Mohon perhatikan gejala-gejala serangan jantung :
  • Tidak semua gejala serangan jantung itu akan sakit di lengan kiri, tp kita harus waspada jika terjadi sakit di tengkuk.
  • Saat serangan jantung terjadi, tidak pasti akan sakit di ulu hati, tetapi pada umumnya merasa mual, dan keringat dingin bercucuran itulah gejala umum terjadi serangan jantung.
  • Data statistik 60% serangan jantung terjadi saat sedang tidur, sehingga penderita saat tidur tidak bangun² lagi.
Saat mau tidur usahakan minum satu gelas air hangat, ini utk mencegah serangan jantung saat tertidur atau bangun pagi.

Saat bangun tidur biasanya tensi tertinggi so jangan langsung bangun, tunggu 5 menit atau gerakan anggota tubuh secara ringan, agar darah mengalir lebih baik.

Biasakan setelah bangun minum 2 gelas air hangat saat perut kosong.

□Sakit di bagian tengkuk sering menyebabkan terbangun dari tidur nyenyak. Makanya harus hati².

□Semakin banyak kita ketahui ini, maka kesempatan hidup lebih baik , lebih sehat dan panjang umur akan semakin besar.

Salah Seorang dokter ahli jantung menghimbau, jika setiap orang yg telah membaca berita ini,diharapkan dapat mengirim ke teman- teman, sanaksaudaranya.

Semoga penjelasan singkat ini dapat menolong kita dari bahaya serangan jantung.

*Sehat itu mahal, sayangilah jantung kita*-----------------------------------

.*MINUM AIR HANGAT BISA SELAMATKAN NYAWA*

Sekelompok Dokter Jepang menegaskan bahwa *air hangat* adalah 100% efektif dalam menyelesaikan beberapa masalah kesehatan seperti :

  1. Migrain
  2. Tekanan darah tinggi
  3. Tekanan darah rendah
  4. Nyeri sendi
  5. Peningkatan dan penurunan detak jantung secara tiba-tiba
  6. Epilepsi
  7. Menghilangkan kadar kolesterol
  8. Batuk
  9. Ketidak nyamanan tubuh
  10. Nyeri gout
  11. Asma
  12. Batuk terus menerus
  13. Penyumbatan pembuluh darah
  14. Penyakit yang terkait dengan Uterus & Urine
  15. Masalah perut
  16. Nafsu makan yang buruk
  17. Juga semua penyakit yang berkaitan dengan mata, telinga & tenggorokan.
  18. Sakit kepala
*BAGAIMANA CARA MEMAKAI AIR HANGAT*

Bangun pagi-pagi dan minum sekitar * 2 gelas air hangat ketika perut kosong *.

Anda mungkin tidak dapat membuat 2 gelas di awal tetapi perlahan-lahan.

*CATATAN:*

*JANGAN* makan apa pun 45 menit setelah mengambil air.

Terapi air hangat akan menyelesaikan masalah kesehatan dalam jangka waktu yang wajar seperti:

✔ Diabetes dalam 30 hari

✔ Tekanan darah dalam 30 hari

✔ Masalah perut dalam 10 hari

✔ Semua jenis Kanker dalam 9 bulan

✔ Penyumbatan pembuluh darah dalam 6 bulan

✔ Nafsu makan yang buruk dalam 10 hari

✔ Uterus dan penyakit terkait dalam 10 hari

✔ Masalah Hidung, Telinga, dan Tenggorokan dalam 10 hari

✔ Masalah wanita dalam 15 hari

✔ Penyakit jantung dalam 30 hari

✔ Sakit kepala / migrain dalam 3 hari

✔ Kolesterol dalam 4 bulan

✔ Epilepsi dan kelumpuhan terus menerus dalam 9 bulan

✔ Asma dalam 4 bulan

*AIR DINGIN ITU TIDAK BAIK UNTUK ANDA !!!*

Jika air dingin tidak mempengaruhi Anda pada usia muda, akan membahayakan Anda di *usia tua*.

*Air dingin menutup 4 urat-urat jantung dan menyebabkan serangan jantung*. Minuman dingin adalah alasan utama untuk serangan jantung.

*Ini juga menciptakan masalah di hati karena membuat lemak terjebak di hati*. Kebanyakan orang yang menunggu transplantasi hati adalah korban minum air dingin.

*Air dingin mempengaruhi dinding internal lambung,Ini mempengaruhi usus besar dan menghasilkan Kanker*

## INI UNTUK DIRI SENDIRI ##

Unggahan ini telah mendapatkan 27 ribu likes dan telah dibagikan sebanyak 96 ribu kali, per 2 Juni 2021.

Bagaimana sebenarnya kebenaran dampak konsumsi makanan dan minuman dingin terhadap kesehatan jantung?

Penelusuran Fakta

Tirto menelusuri kebenaran unggahan tersebut. Tim Tirto menemukan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pernah mengulas informasi ini dalam artikel tertanggal 6 Februari 2019. Klaim tersebut dibantah langsung oleh Yoga Yuniadi, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional di Jakarta.

“Kita mengatakan bahwa pesan yang telah beredar yang menyebutkan bahwa minum es dapat menyebabkan sakit jantung adalah tidak benar alias hoaks,” ujar Yoga dalam penjelasan Kominfo.

Yoga menambahkan, di dalam tubuh atau saluran cerna, semua asupan makanan dan minuman akan mengalami penyesuaian suhu. “Yang dingin dihangatkan, yang panas disesuaikan. Jadi bukan soal suhu tapi soal kandungan gizi zat makanan,” lanjut Yoga, dikutip dari theAsianParent yang menjadi salah satu sumber penjelasan Kominfo.

Yoga juga menjelaskan bahwa jika makanan tertentu banyak mengandung kolesterol, baik dalam suhu dingin maupun panas, maka makanan itu tetap akan menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner.

Kantor berita AFP juga telah membahas mengenai hal ini. Di artikel tertanggal 13 Juli 2020, AFP mengutip klarifikasi dari seorang asisten profesor bidang kedokteran di Chulalongkorn University di Thailand, Piyapan Prueksapanich.

"Meminum air dingin tidak membahayakan tubuh kita atau organ internal kita," katanya pada AFP, melalui sambungan telepon pada 2 Juli 2020.

Prueksapanich juga mengonfirmasi bahwa air dingin yang kita minum tidak akan mempengaruhi suhu tubuh kita, karena suhu air akan berubah mengikuti suhu tubuh normal kita, yakni 37 derajat Celsius.

Namun, mengkonsumsi air dingin bukan tanpa risiko. Studi pada 2013 yang terbit dalam Journal of Neurogastroenterology and Motility mencatat, konsumsi air dingin dapat memperburuk gejala penderita akalasia, yakni kondisi langka yang menyebabkan seseorang untuk sulit menelan makanan dan minuman.

Penelitian pada 2001 yang dimuat dalam Cephalalgia, sebuah jurnal kesehatan yang berfokus pada penyakit sakit kepala, yang melibatkan 669 perempuan, menunjukkan bahwa minum air dingin dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang. Penelitian ini juga menemukan bahwa perempuan yang memiliki migrain aktif, artinya pernah mengalami serangan migrain satu kali atau lebih dalam setahun terakhir, dua kali lebih mungkin untuk mengalami sakit kepala akibat mengonsumsi air dingin, dibandingkan perempuan yang tidak pernah mengalami migrain.


Hingga saat ini belum ada penelitian yang menghubungkan konsumsi air dingin maupun es dengan penyakit jantung, sehingga masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan risikonya terhadap jantung.

Kemudian, klaim mengenai dampak positif dari meminum air panas terhadap kesehatan juga dibahas di artikel Australian Associated Press (AAP) pada 1 Februari 2021.
Menukil AAP, Luigi Fontana, seorang profesor di bidang kesehatan dan nutrisi dari University of Sydney, menyatakan bahwa ia tidak mengetahui satu pun studi yang menunjukkan bahwa meminum air panas efektif dalam mencegah atau menyembuhkan penyakit apapun. Meski begitu, ia menyatakan bahwa ada manfaat-manfaat dari meminum air secara umum.

"(Secara relatif) meminum air tentu lebih baik daripada meminum soda atau jus buah-buahan dalam mencegah obesitas dan penyakit kronis terkait," ujar Profesor Fontana melalui sambungan telepon dengan AAP.


Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pesan berantai terkait risiko minuman dan makanan dingin terhadap kesehatan jantung masih belum terbuktikan dari kajian-kajian yang ada. Kominfo pun menilai informasi ini sebagai hoaks. Dengan demikian, unggahan yang dibagikan di media sosial Facebook itu bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

==============

Tirto mengundang pembaca untuk mengirimkan informasi-informasi yang berpotensi hoaks ke alamat email factcheck@tirto.id. Apabila terdapat sanggahan ataupun masukan terhadap artikel-artikel periksa fakta maupun periksa data, pembaca dapat mengirimkannya ke alamat email tersebut.

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA atau tulisan menarik lainnya Made Anthony Iswara
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Made Anthony Iswara
Editor: Farida Susanty
DarkLight