BEI: Pertumbuhan Ekonomi Positif Berkat Reshuffle

Oleh: Yuliana Ratnasari - 27 Juli 2016
Perombakan Kabinet Kerja dinilai membawa kecenderungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, reshuffle ini juga akan membawa stabilitas politik sehingga semakin menumbuhkan tingkat kepercayaan investor.
tirto.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa menteri-menteri baru hasil reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja menambah persepsi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga laju indeks harga saham gabungan (IHSG) dapat lebih tinggi.

"Secara material dan kuantitatif, persepsi ekonomi Indonesia sudah positif, sekarang ditambah secara kualitatif. Ini reshuffle terbaik yang pernah saya alami di Republik ini. Alasannya, timing yang tepat untuk kesempatan yang tepat," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Ia menambahkan bahwa perombakan Kabinet Kerja ini juga dinilai dapat menjaga stabilitas politik di dalam negeri, dengan begitu investor akan merasa nyaman dalam melakukan investasinya di Indonesia.

"Stabilitas di antara para Menteri ke depannya akan semakin membaik. Figur-figur yang dilantik juga bagus," katanya.

Tito Sulistio meyakini bahwa perombakan Kabinet Kerja itu juga akan semakin menumbuhkan tingkat kepercayaan investor terhadap program amnesti pajak yang tengah dijalankan akan berhasil sesuai harapan.

Menurut dia, jika program amnesti pajak menuai keberhasilan maka likuiditas pasar keuangan di Indonesia akan bertambah sehingga memacu penurunan suku bunga perbankan dan ke depannya akan menjadi sentimen yang semakin positif bagi perkembangan industri pasar modal domestik, khususnya pergerakan IHSG.

Pada perdagangan intraday, IHSG sempat menembus level psikologis 5.300 poin dan akhirnya ditutup menguat 0,9 persen ke posisi 5.274,36 poin. Sepanjang tahun ini, IHSG telah menguat sebesar 14,83 persen sejak awal 2016.

"Pasar mengapresiasi sentimen domestik dengan bagus, IHSG biasanya naik mendahului naiknya perekonomian atau bergerak mendahului isu bagus yang akan terjadi. Dan hari ini (27/7/2016) terasa," kata Tito Sulistio.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengaku optimis perombakan Kabinet Kerja akan dapat lebih menstimulus realisasi kebijakan-kebijakan pemerintah yang telah dikeluarkan.

"Tentunya dalam satu periode tertentu akan ada evaluasi kinerja terhadap kabinet-kabinetnya, reshuffle tentu akan mengarah pada yang lebih baik bagi Indonesia. Jadi harapannya, reshuffle memberikan akselerasi sinyal positif terhadap keberhasilan program-program kebijakan yang telah dikeluarkan," katanya.

Baca juga artikel terkait EKONOMI atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Ekonomi)

Sumber: Antara
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight