Batik Air Akan Pindah ke Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta

Oleh: Damianus Andreas - 28 November 2018
Perpindahan operasional Batik Air itu menyusul berlangsungnya program revitalisasi yang dilakukan di Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta.
tirto.id - Maskapai penerbangan Batik Air yang saat ini beroperasi di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng akan mulai dipindahkan ke Terminal 2E per 5 Desember 2018. Perpindahan operasional Batik Air itu menyusul berlangsungnya program revitalisasi yang dilakukan di Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami sedang melakukan revitalisasi. Ini merupakan unsur penting yang diperlukan dalam meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa,” kata Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang melalui keterangan resmi yang diterima Tirto pada Rabu (28/11/2018).

Menurut rencana, program revitalisasi itu bakal bergulir selama tiga tahun lamanya. Salah satu tujuan utama dari program revitalisasi ialah untuk menaikkan kapasitas penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

Manajemen Bandara Soekarno-Hatta menargetkan Terminal 1 nantinya dapat menampung hingga sebanyak 24 juta penumpang. Sementara Terminal 2, diperkirakan dapat memiliki kapasitas untuk 17-18 juta penumpang.


Oleh karena adanya perubahan tempat operasional ini, Febri mengimbau agar penumpang tidak salah tempat apabila hendak bepergian dengan menggunakan Batik Air.

“Untuk informasi lebih lanjut, petugas kami dan petugas Batik Air akan memberikan arahan,” ujar Febri.

Masih dalam kesempatan yang sama, program revitalisasi itu dilakukan menyusul dinobatkannya Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara megahub dengan indeks konektivitas internasional terbaik di dunia.

Febri menyebutkan pengakuan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan jumlah koneksi terjadwal dari penerbangan internasional dengan jumlah destinasi yang dilayani bandara.

Sejumlah bandara yang berada di posisi lebih baik dari Bandara Soekarno-Hatta di antaranya Bandara Changi di Singapura, Bandara O’Hare di Chicago, dan Bandara Paris-Charles de Gaulle.

Sementara itu Bandara Soekarno-Hatta menduduki posisi yang lebih baik dibandingkan Bandara Internasional Kuala Lumpur di Malaysia dan Bandara Internasional Hong Kong.


Baca juga artikel terkait BATIK AIR atau tulisan menarik lainnya Damianus Andreas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Dipna Videlia Putsanra