Advertorial

Bagaimana Jennie Menghindari Drama Finansial?

Oleh: Advertorial - 5 Januari 2021
Dibaca Normal 2 menit
Banyak orang belum paham betapa canggihnya Jenius dan betapa kartu ini memudahkan nasabah mengatur keuangan.
tirto.id - Jennie adalah seorang perempuan mandiri dan independen. Dia seorang pekerja penuh waktu di sebuah perusahaan teknologi informasi, dan karenanya selalu update soal aplikasi dan teknologi terbaru. Dengan aplikasi pula, dia beberapa kali mencari partner jalan.

Suatu hari, Jennie bertemu dengan Park Kir Dong. Jennie lumayan cocok dan merasa obrolan mereka nyambung. Sayang, setiap usai kencan, Park Kir Dong punya kebiasaan buruk: minta uang parkir.

“Sekali dua kali sih gak papa, tapi ini tiap kencan selalu minta bayarin parkir,” keluh Jennie.

Park Kir Dong beralasan ia malas ke ATM untuk top-up BNI TapCash yang ia punya. Namun Jennie tak mau menerima alasan sepele itu. Maka, setelah kencan terakhir, Jennie merasa kesabarannya sudah habis dan langsung meninggalkan Park.

Jennie ternyata kembali menemui masalah serupa. Kali ini usai ia berkenalan dengan Lee Mot. Pria ini juga menyenangkan, wawasannya cukup luas. Karena belum bisa bertatap muka secara langsung, mereka rutin melakukan video call. Hingga suatu hari, ketika sedang asyik ngobrol, video terhenti, lalu terputus. Jennie sempat mengira ada perkara teknis, sampai Lee Mot mengirimkan pesan.

“Maaf, Jen. Aku lupa bayar tagihan internet bulanan,” tulis Lee sambil membubuhkan emoji meminta ampun.
Di seberang, tinggal Jennie duduk dengan muka merah padam.

“Hari gini kok bisa lupa bayar tagihan bulan,” Jennie bersungut-sungut.

Kisah Jennie tak berhenti sampai di sini. Kali ini Jennie berkenalan dengan Kim Clong, seorang pria flamboyan dengan kulit terawat. Mereka mulai jalan dan banyak ngobrol. Setelah cukup lama kenal, Jennie merasa kesal karena Kim Clong nyaris tak pernah mengeluarkan uang untuk tiap kegiatan mereka. Makan, Jennie yang mengeluarkan uang. Nonton, Jennie pula yang membayar. Traveling, Kim Clong minta “ditalangi” dulu.

Setelah didesak, Kim Clong, yang sebenarnya punya penghasilan lumayan, mengaku bahwa hampir semua gajinya ia habiskan untuk membeli pakaian, parfum, dan produk perawatan kulit. Ini membuat hidupnya tergantung pada banyak orang, termasuk Jennie.

Tanpa banyak omong, Jennie memutuskan untuk meninggalkan Kim Clong.

“Heran, kenapa banyak orang tak bisa mengatur keuangan atau membuat hidup mudah dengan berbagai aplikasi keuangan sih? Kok doyan banget drama sih,” decak Jennie kesal.

Infografik Advertorial Jenius I
Infografik Bersama Jenius Berhar-Up Ada Hasilnya. tirto.id/Mojo


Mudah Mengatur Keuangan

Ketika Park Kir Dong untuk kesekian kali meminta uang parkir karena malas pergi ke ATM untuk top-up BNI TapCash, Jennie melotot. “Tahu gak sih,” ujar perempuan berambut warna ungu itu,” kamu bisa pakai Jenius untuk mengisi TapCash kamu?”

Alih-alih menjawab, yang ditanya hanya melongo. Jennie pun tambah kesal. Ia mengeluarkan ponsel pintarnya yang sudah punya fitur NFC, dan membuka aplikasi Jenius. Jennie memilih fitur e-Wallet Center, kemudian mengetuk Top-Up. Di situ ada pilihan TapCash, Jennie memilihnya.

Sambil mengambil kartu TapCash dari tangan Park Kir Dong, Jennie menempelkan kartunya ke ponselnya. Ia mengisi TapCash Park Kir Dong dengan saldo Rp100 ribu.

“Nih, sudah terisi. Install Jenius sekarang, biar kamu gak minta uang parkir lagi tiap kita keluar,” kata Jennie.

Jennie tertawa geli membayangkan kembali adegan yang ia alami sebulan silam itu. Banyak orang yang memang belum paham betapa canggihnya Jenius dan betapa kartu ini memudahkan kita dalam mengatur keuangan. Jenius tak hanya bisa dipakai untuk menabung dan mengisi saldo e-Wallet. Ia punya banyak fitur yang memudahkan orang-orang mengatur keuangan bulanan. Kamu bisa membayar tagihan bulan seperti tagihan telepon, kartu kredit, listrik, hingga tagihan internet. Dengan fitur Send It dan Penjadwalan, kamu bisa terhindar dari denda jika lupa membayar dan beban hidupmu jadi berkurang.

Begitu pula soal manajemen keuangan. Jennie bingung, Kim Clong yang dari luar tampak seperti orang yang berkecukupan rupanya kesulitan mengatur keuangan karena amat konsumtif. Padahal, jika memang dia kesulitan mengatur keuangan, Kim Clong bisa memakai Jenius sebagai alat bantu.

Jenius punya fitur Moneytory yang bisa memantau penggunaan keuangan. Uang masuk dan keluar terangkum dengan otomatis dan sudah terkategori dengan baik. Jadi total pemasukan, pengeluaran, dan selisih antara keduanya mudah dilihat. Maka tak ada lagi alasan untuk besar pasak daripada tiang.

Tak hanya itu, Moneytory juga mencatat aneka jenis pengeluaranmu. Dari tanggal, hingga jumlah pengeluaran, bisa dipantau dengan grafik yang periodenya bisa dipilih sesuka hatimu. Mau mingguan, bulanan, atau bahkan triwulan. Agar keuangan makin sehat, Jenius juga punya fitur Save It yang terdiri atas tiga kategori, yakni Flexi Saver, Dream Saver, juga Maxi Saver.

Jenius juga tak pernah berhenti memberikan keamanan bagi para penggunanya. Jenius memakai autentikasi berlapis bagi para pengguna, yaitu biometrik (sidik jari/ sensor wajah) dan password. Selain itu, jika ada sesuatu di ponsel pintarmu, kamu bisa memblokir m-Card/e-Card/x-Card dari Card Center.

Selain itu, Jenius juga selalu mengimbau para pengguna agar menjaga rahasia data, jangan bagikan OTP ke orang lain, dan menyalakan notifikasi transaksi. Jika kamu mengalami penipuan atau melihat ada orang yang menyalahgunakan rekening Jenius, segera kirim surel ke jenius-help@btpn.com dengan melampirkan bukti pendukung.

Bertemu dengan tiga pria yang punya masalah keuangan, membuat Jennie kini makin berhati-hati dalam mencari partner romantis. Kini, sebagai langkah antisipasi, ketika sudah merasa nyaman maka Jennie akan mengajukan pertanyaan tambahan.


“Kamu punya Jenius?”
DarkLight