Bacaan Surat Asy Syams: Latin, Tulisan Arab dan Terjemahan Artinya

Kontributor: Beni Jo, tirto.id - 29 Agu 2022 10:25 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Surat Asy Syams adalah surah yang sering dibaca Nabi Muhammad SAW saat salat. Berikut bacaan surat Asy Syam latin, tulisan Arab, arti, dan terjemahannya.
tirto.id - Surat Asy Syams adalah surah ke-91 dalam Al-Quran terdiri dari 15 ayat dan tergolong surat Makkiyah (diturunkan di Makkah). Surah Asy Syams menjadi pilihan bacaan saat salat ketika berjamaah maupun sendiri.

Surah Asy-Syams dibuka dengan sumpah Allah terkait fenomena-fenomena astronomi, yaitu matahari, bulan, siang, malam, langit, dan bumi. Setelah itu, pada ayat 7-11 fokus pembahasan adalah jiwa manusia yang senantiasa perlu disucikan dari kepekatan atau kejatahan.

Bagian akhir Surah Asy-Syams mengisahkan kaum Tsamud, yang dikenal dengan kemampuan memahat bukit dan gunung untuk dijadikan tempat tinggal. Kaum ini tidak mau mengikuti ajaran Nabi Saleh.

Sang nabi memiliki mukjizat berupa onta betina hamil, yang diharapkannya bisa meminum dari sumur secara bergantian dengan kaum Tsamud: sehari untuk onta betina, dan sehari untuk kaum tersebut. Sebenarnya, pada hari giliran onta itu minum, kaum Tsamud dapat memerah susunya.

Namun, kaum ini kemudian menyembelih onta tadi dan menyantap dagingnya. Atas tindakan tersebut, Allah memberikan azab kepada Kaum Tsamud berupa gempa, suara keras menggelegar, dan sambaran petir sehingga semua rata dengan tanah.

Surah Asy-Syams dapat dibaca ketika salat isya', seperti yang diriwayatkan Buraidah bahwa Nabi Muhammad pernah mengerjakan salat tersebut dengan membaca "wasy-syamsyi wad-dhuhaha dan yang serupa dengannya" (H.R. An-Nasai 989).

Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad bersabda kepada Muadz bin Jabal al-Anshari, " Apabila kamu mengimami manusia, maka bacalah surah asy-Syams wa dhuhaha (asy-Syams), Sabbihisma Rabbika al-A'la (Surah Al-A'la), dan Iqra' Bismi Rabbika (Surah Al-Alaq), serta Wal-Laili idza Yaghsya (Surah al-Lail)" (H.R. Muslim 710).

Salah satu intisari Surah asy-Syams adalah ayat ke-9 yang artinya, "Sungguh beruntung orang yang menyucikan (jiwa itu)". Ayat ini mengajak manusia untuk mengelola jiwa, dan terus membersihkan diri untuk selalu dekat kepada Allah, caranya dengan zikir kepada Allah, menghubungkan jiwa kepada Tuhan.


Bacaan Surat Asy Syams Arab dan Latin


Berikut bacaan surah Asy-Syams dalam bentuk tulisan bahasa Arab, latin, beserta terjemahannya.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَالشَّمْسِ وَضُحٰىهَاۖ - ١

wasy-syamsi wa ḍuḥāhā

وَالْقَمَرِ اِذَا تَلٰىهَاۖ - ٢

wal-qamari iżā talāhā

وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ - ٣

wan-nahāri iżā jallāhā

وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىهَاۖ - ٤

wal-laili iżā yagsyāhā

وَالسَّمَاۤءِ وَمَا بَنٰىهَاۖ - ٥

was-samā`i wa mā banāhā

وَالْاَرْضِ وَمَا طَحٰىهَاۖ - ٦

wal-arḍi wa mā ṭaḥāhā

وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖ - ٧

wa nafsiw wa mā sawwāhā

فَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ - ٨

fa al-hamahā fujụrahā wa taqwāhā

قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ - ٩

qad aflaḥa man zakkāhā

وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ - ١٠

wa qad khāba man dassāhā

كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِطَغْوٰىهَآ ۖ - ١١

kadżdżabaṡ ṡamụdu biṭagwāhā

اِذِ انْۢبَعَثَ اَشْقٰىهَاۖ - ١٢

idżimba'aṡa asyqāhā

فَقَالَ لَهُمْ رَسُوْلُ اللّٰهِ نَاقَةَ اللّٰهِ وَسُقْيٰهَاۗ - ١٣

fa qāla lahum rasụlullāhi nāqatallāhi wa suqyāhā

فَكَذَّبُوْهُ فَعَقَرُوْهَاۖ فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُمْ بِذَنْۢبِهِمْ فَسَوّٰىهَاۖ - ١٤

fa każżabụhu fa 'aqarụhā fa damdama 'alaihim rabbuhum biżambihim fa sawwāhā

وَلَا يَخَافُ عُقْبٰهَا ࣖ - ١٥

wa lā yakhāfu 'uqbāhā

Terjemahan Surat Asy Syams dan Artinya


Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,

demi bulan apabila mengiringinya,

demi siang apabila menampakkannya,

demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),

demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),

demi bumi serta penghamparannya,

demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,

maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,

sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),

dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

(Kaum) samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),

ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,

lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka, "(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya."

Namun mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah),

dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.



Keutamaan Membaca Al Quran


Imam Nawawi menyebutkan bahwa amalan membaca Alquran (tadarus) adalah zikir yang paling muakkad (paling dianjurkan).

Tidak hanya itu, Tadarus Al-Qur'an pada bulan Ramadan akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan.

Hal ini disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim sebagai berikut:

“Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan, barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadan.” (HR. Bukhari-Muslim).

Salah satu pahala khusus dari Al-Qur'an adalah ia akan menjadi penolong bagi para pembacanya di Hari Kiamat.

Hari Kiamat adalah hari di mana semua orang sibuk dengan urusannya sendiri karena akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia.


Baca juga artikel terkait RAMADAN atau tulisan menarik lainnya Beni Jo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus
Penyelaras: Ibnu Azis & Yulaika Ramadhani
DarkLight