Aplikasi Tinder dan Hal yang Perlu Diperhatikan dari Kencan Online

Oleh: Adrian Samudro - 25 November 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tinder menawarkan paket Plus dan Gold yang merupakan layanan berlangganan dengan fitur premium.
tirto.id - Mencari jodoh memang bukanlah perkara yang mudah. Entah karena tidak cocok atau kriteria calon kurang sesuai, bisa jadi salah satu penyebab utama gagalnya seseorang memiliki pasangan.

Namun jangan khawatir, karena saat ini sudah banyak aplikasi kencan seperti Tinder yang bisa digunakan para milenial untuk mencari pasangan, serius atau sekadar menjadi teman.

Tinder merupakan situs web kencan terpopuler yang diperuntukkan bagi siapa saja untuk berkenalan dan bertemu dengan orang baru di mana pun dan kapan pun.

Tinder menawarkan fitur selektif "Swipe Right" untuk menyukai dan "Swipe Left" jika tidak suka, yang dapat digunakan untuk menentukan sendiri pilihan pasangan yang sesuai.

Jika "Match" atau seseorang juga menyukai (Swipe Right), maka secara otomatis dapat menggunakan fitur chatting atau percakapan untuk memulai berkenalan satu sama lain.

Selain dengan Swipe, pengguna juga bisa mengandalkan fitur Super Like yang memungkinkan si penerima mendapatkan notifikasi khusus mengenai akunnya.

Jadi dengan fitur ini biasanya profil pengguna akan muncul di tampilan akun penerima dengan notifikasi "Super Like" yang langsung bisa direspons.

Tinder sendiri menawarkan beberapa paket yang bisa dipilih yakni Tinder Plus dan Tinder Gold. Keduanya merupakan layanan berlangganan yang menawarkan ke fitur premium.


Tinder Plus

Layanan ini merupakan salah satu paket premium berlangganan yang ditawarkan Tinder. Dibanderol dengan biaya mulai dari Rp40 ribu per bulan, berikut fitur-fitur premium yang ditawarkan Tinder Plus.

  • Unlimited Likes: Pengguna tidak memiliki batasan untuk menyukai atau swipe right orang lain
  • Rewind Last Swipe: Pengguna bisa kembali menggeser profil yang tidak sengaja tergeser
  • 5 Super Likes: Pengguna mendapatkan lebih banyak Super Like dibanding akun biasa dalam sehari
  • 1 Boost: Pengguna mendapatkan 1 Boost per bulan yang digunakan untuk menjadi salah satu profil terbaik di wilayahnya selama 30 menit
  • Passport: Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berkenalan dan mengobrol dengan para pengguna lainnya di berbagai penjuru dunia


Tinder Gold

Layanan berlangganan ini juga memiliki sejumlah fitur yang sama dengan Tinder Plus yakni Unlimited Likes, Rewind, 5 Super Likes, 1 Boost, dan Passport.

Dikenakan biaya sebesar Rp400 ribuan per 6 bulan, paket premium ini memberikan satu akses eksklusif yakni See who Likes You, yang memungkinkan penggunanya untuk mengetahui orang-orang yang menyukai profil Tinder miliknya.

Hal yang Perlu Diperhatikan dari Kencan Online

Meski dimiliki oleh perusahaan besar, tapi tidak menutup kemungkinan aplikasi ini bisa saja disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Mulai dari pencurian data, penipuan, penculikan, pemerkosaan hingga pembunuhan bisa saja terjadi berkat perkenalan secara online seperti menggunakan aplikasi kencan ini.

Oleh karenanya, para pengguna dihimbau untuk selalu berhati-hati dalam berkenalan hingga melakukan pertemuan dengan orang baru yang dikenal melalui jejaring sosial.


Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan saat berkenalan dengan orang baru secara daring:

  • Jangan terlalu terbuka tentang identitas diri di jejaring sosial
  • Jangan lakukan transaksi apa pun terkait uang di jejaring sosial
  • Hindari berkirim pesan dengan foto atau video
  • Pastikan pilih lokasi bertemu di tempat publik yang ramai
  • Beri tahu keluarga atau teman jika akan bertemu dengan orang baru
  • Jaga barang-barang pribadi selama bertemu

Jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, maka bisa melaporkan akun pelaku tersebut di Tinder dengan cara membuka profilnya, lalu klik ikon menu dan kemudian pilih 'Lapor'.


Baca juga artikel terkait APLIKASI TINDER atau tulisan menarik lainnya Adrian Samudro
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Adrian Samudro
Penulis: Adrian Samudro
Editor: Ibnu Azis
DarkLight