Apa yang Terjadi Jika Menolak Kebijakan Baru WhatsApp 2021?

Oleh: Septiany Amanda - 18 Mei 2021
Dibaca Normal 1 menit
WhatsApp memastikan tidak akan menghapus akun secara tiba- tiba jika pengguna tetap memilih untuk menolak kebijakan privasi terbaru tersebut.
tirto.id - Pengguna WhatsApp per 15 Mei 2021 wajib menyetujui kebijakan privasi baru yang diumumkan pada tahun ini. Apa yang terjadi jika mereka menolak kebijakan tersebut?

Memasuki tahun 2021, WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru yang wajib disetujui penggunanya. Kebijakan tersebut terkait rekam jejak transaksi dan pembayaran yang dilakukan lewat aplikasi.

Meski demikian, pengguna WhatsApp bebas memilih untuk menerima atau menolak kebijakan privasi baru tersebut, sebagaimana ditulis Antara, dikutip Selasa (18/5/2021).

Namun, ada beberapa hal yang akan terjadi setelah pengguna menolak kebijakan tersebut, sebagaimana dipaparkan dalam situs resmi WhatsApp, berikut:

- Fungsionalitas WhatsApp akan menjadi terbatas sampai pengguna menerima pembaruan. Hal ini tidak akan terjadi secara serentak untuk semua pengguna.

- Pengguna tidak akan dapat mengakses daftar chat, tetapi masih dapat menjawab panggilan suara dan video yang masuk. Jika pengguna telah mengaktifkan notifikasi, pengguna dapat mengetuk notifikasi untuk membaca atau menjawab pesan, atau menelepon balik panggilan suara dan video yang tak terjawab.

- Setelah pengguna mengalami fungsionalitas yang terbatas selama beberapa pekan, pengguna tidak akan dapat menerima panggilan masuk atau notifikasi. WhatsApp akan berhenti menyampaikan pesan dan panggilan ke telepon pengguna.

WhatsApp memastikan tidak akan menghapus akun secara tiba- tiba jika pengguna tetap memilih untuk menolak kebijakan privasi terbaru tersebut.

Namun, jika tidak digunakan selama 120 hari, WhatsApp mungkin saja akan menghapus akun tersebut karena dianggap tidak lagi aktif.

Penghapusan akun WhatsApp dapat menyebabkan pengguna kehilangan jejak pesan singkat, hingga dihapus dari segala kegiatan di grup WhatsApp, dan menghilangkan penyimpanan data cadangan yang ada di WhatsApp.


Baca juga artikel terkait WHATSAPP atau tulisan menarik lainnya Septiany Amanda
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Septiany Amanda
Editor: Ibnu Azis
DarkLight