Menuju konten utama

Apa Perbedaan Sistem Koneksi Peer to Peer dan Client Server?

Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya.

Apa Perbedaan Sistem Koneksi Peer to Peer dan Client Server?
Ilustrasi orang bermain laptop. foto/istockphoto

tirto.id - Dunia komputer berkembang dengan pesat, bahkan saat ini ada jaringan Peer to Peer maupun jaringan Client Server. Namun, secara garis besar, jaringan komputer ini dibedakan lagi dalam skala kecil maupun skala besar. Dalam skala kecil misalnya, seperti sebuah kumpulan komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan.

Setiap komputer, printer, atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node dan dalam jaringan komputer mampu mencapai hingga jutaan node.

Komputer juga saling berhubungan sehingga membentuk jaringan, menurut Julianto Arif dalam buku Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP Kelas IX (2010:10), jaringan komputer merupakan sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya.

Hubungan tersebut menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga setiap komputer dapat saling berbagi informasi, program, penggunaan perangkat keras.

Jaringan Client Server

Melansir laman resmi Kemendikbud, jaringan Client Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.

Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai penyedia fasilitas untuk workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation

Keunggulan Jaringan Client Server:

  1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebankan dengan tugas lain sebagai workstation.
  2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
  3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan mem-backup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

Kelemahan Jaringan Client Server:

  1. Biaya operasional relatif lebih mahal.
  2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
  3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

Jaringan Peer to Peer

jaringan tipe Peer To Peer merupakan non-dedicated server, hal ini disebabkan karen server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan Jaringan Peer To Peer:

  1. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
  2. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server.
  3. Apabila salah satu komputer/peer mati atau rusak, maka jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kelemahan Jaringan Peer To Peer:

  1. Kinerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server karena setiap komputer/peer di samping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
  2. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
  3. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

Baca juga artikel terkait APA ITU JARINGAN KOMPUTER atau tulisan lainnya dari Abraham William

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Abraham William
Penulis: Abraham William
Editor: Alexander Haryanto