Apa Penyebab Henti Jantung yang Diduga Sebabkan Tragedi Itaewon?

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari, tirto.id - 31 Okt 2022 10:06 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Ada apa dengan Itaewon, ukuran gang Itaewon, kronologi singkat Itaewon halloween accident serta apa itu henti jantung penyebab korban meninggal Itaewon.
tirto.id - Pesta perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan berujung tragedi yang menewaskan lebih dari 150 orang yang kebanyakan remaja dan dewasa muda pada Sabtu, 29 Oktober 2022 pukul 10.00 KST atau jam 22.00 malam waktu Indonesia.

Diperkirakan sekitar lebih dari 100.000 orang berbondong-bondong datang dan berkumpul di distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan untuk ikut serta merayakan Festival Halloween yang diselenggarakan tanpa masker pertama kalinya usai tiga tahun pandemi COVID-19.

Ratusan ribu orang tersebut berkumpul di distrik Itaewon tepatnya di sebuah gang dengan jalan menanjak dan tepat di sebelah landmark Hotel Hamilton. Gang sempit tersebut kira-kira berukuran empat meter dan merupakan akses keluar masuk sebuah hotel serta menjadi pintu keluar stasiun bawah tanah di Itaewon.


Namun perayaan itu berubah menjadi kekacauan, dengan foto dan video di media sosial yang menunjukkan kerumunan manusia yang berdesakan di gang sempit. Saksi mata menggambarkan pengunjung pesta yang begitu banyak dan berdesakan hingga menyebabkan sulit untuk bergerak atau bahkan bernapas.

Beberapa jam usai terjadinya desak-desakan di kawasan tersebut, sekitar lebih dari 50 orang menunjukkan tanda-tanda henti jantung dan mulai lemas.

Apa itu henti jantung?



Lantas, apa itu henti jantung yang diduga menjadi penyebab ratusan orang meninggal dalam tragedi distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan?

Dilansir dari laman Mayo Clinic, henti jantung mendadak adalah hilangnya fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh masalah pada sistem electrical jantung yang mengganggu tindakan pemompaan jantung dan menghentikan aliran darah ke tubuh.

Serangan jantung mendadak hingga henti jantung tidak sama dengan serangan jantung biasa, yaitu ketika aliran darah ke bagian jantung tersumbat. Namun, serangan jantung terkadang dapat memicu gangguan electrical yang menyebabkan serangan jantung mendadak hingga henti jantung.

Jika tidak segera diobati, serangan jantung mendadak dapat menyebabkan kematian atau henti jantung. Resusitasi jantung paru (RJP), menggunakan defibrilator atau bahkan hanya memberikan kompresi ke dada dapat meningkatkan kemungkinan seseorang yang mengalami henti jantung bisa bertahan hidup sampai tenaga kesehatan tiba.


Tanda - tanda henti jantung



Berikut tanda-tanda serangan jantung mendadak hingga henti jantung,

- Kolaps tiba-tiba

- Tidak ada pulse

- Tidak bernafas

- Penurunan kesadaran

Terkadang tanda dan gejala lain terjadi sebelum serangan jantung mendadak yang berakibat henti jantung, di antaranya,

- Ketidaknyamanan dada

- Sesak napas

- Kelemahan

- Jantung berdebar cepat, berdebar atau berdebar (palpitasi)

- Tapi sebagian besar serangan jantung mendadak sering terjadi tanpa peringatan


Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight