Menuju konten utama

Apa Itu Infeksi Saluran Kencing ISK: Gejala, Penyebab, Cara Cegah

ISK terjadi dikarenakan adanya bakteri yang masuk dan menginfeksi saluran kencing.

Apa Itu Infeksi Saluran Kencing ISK: Gejala, Penyebab, Cara Cegah
Ilustrasi ISK. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Infeksi saluran kencing adalah infeksi yang terjadi di salah satu atau semua bagian tubuh yang berfungsi sebagai saluran kencing. Bagian-bagian tersebut meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Infeksi saluran kencing (ISK) terjadi dikarenakan adanya bakteri yang masuk dan menginfeksi saluran kencing, seperti misalnya masuknya bakteri dalam feses ke dalam uretra.

Meskipun saluran kencing manusia memiliki sistem kekebalan untuk mencegah masuknya benda-benda mikroskopis seperti bakteri, kadang kala bakteri tetap dapat masuk.

Perempuan memiliki risiko yang lebih besar mengalami infeksi saluran kencing karena letak uretra yang lebih terbuka ketimbang laki-laki.

Meski infeksi saluran kencing umumnya tidak berbahaya, namun bila tidak diobati dapat memicu terjadinya komplikasi seperti rusaknya ginjal secara permanen, kelahiran prematur pada ibu hamil, atau sepsis.

Mengutip dari situs Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), terdapat beberapa kegiatan yang dapat menambah risiko terkena infeksi saluran kencing, seperti:

  • berhubungan seks,
  • hamil,
  • mengalami kondisi yang menghalangi saluran kemih seperti batu ginjal,
  • kondisi yang membuat kandung kemih sulit untuk dikosongkan, seperti pembesaran kelenjar prostat pada pria dan konstipasi pada anak-anak,
  • penggunaan kateter urin,
  • memiliki kondisi sistem kekebalan yang lemah misalnya, penderita diabetes atau orang yang menjalani kemoterapi,
  • kurang mengonsumsi air putih,
  • tidak menjaga kebersihan area genital.
Tenaga kesehatan biasanya memberikan obat pereda nyeri dan antibiotik pada penderita infeksi saluran kencing.

Pada kasus yang ringan, penderita infeksi ini dapat melakukan pengobatan secara swadaya dengan istirahat, minum banyak air putih, mengonsumsi paracetamol, dan menunda berhubungan seksual.

Gejala dan Tanda-Tanda ISK

Dilansir dari Mayo Clinic, infeksi saluran kencing dapat terjadi tanpa gejala namun bisa juga terjadi dengan gejala. Gejala-gejala infeksi saluran kencing meliputi:

  • Dorongan kuat dan terus-menerus untuk buang air kecil,
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil,
  • Sering buang air kecil dalam jumlah sedikit,
  • Urine tampak keruh,
  • Urin tampak merah, merah muda cerah, atau berwarna cola (tanda darah dalam urin),
  • Urin berbau menyengat,
  • Pada wanita, terdapat nyeri pada bagian panggul, terutama di bagian tengah panggul dan di sekitar area tulang kemaluan.

Cara Mencegah ISK

Terdapat beberapa cara untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kencing, seperti:

  • Bercebok dengan air ke arah belakang, bukan ke depan.
  • Menjaga area genital bersih dan kering.
  • Minum banyak cairan, terutama air putih.
  • Membasuh kulit di sekitar vagina dengan air sebelum dan sesudah berhubungan seks.
  • Kencing sesegera mungkin setelah berhubungan seks.
  • Segera mengganti popok atau pembalut inkontinensia jika kotor.
  • Jangan gunakan sabun beraroma ke area genital.
  • Jangan menahan kencingmu.
  • Jangan terburu-buru saat buang air kecil, coba untuk mengosongkan kandung kemih.
  • Jangan memakai pakaian dalam sintetis yang ketat.
  • Jangan minum terlalu banyak minuman beralkohol.
  • Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis.
  • Jangan menggunakan alat kontrasepsi dengan spermisida, gunakan alat kontrasepsi jenis lainnya.

Baca juga artikel terkait PENYAKIT atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Yulaika Ramadhani