Apa Arti Lagu Lathi dan Liriknya yang Dibawakan Dewi Perssik?

Oleh: Alexander Haryanto - 25 Agustus 2020
Dibaca Normal 1 menit
Lagu "Lathi" kembali viral usai dibawakan Dewi Perssik, apa arti dari lirik lagu tersebut?
tirto.id - Lagu "Lathi" karya Weird Genius feat Sara Fajira kembali viral dan menjadi trending di Google pada Selasa (25/8/2020). Penyebabnya adalah lagu tersebut kembali dibawakan oleh Dewi Perssik di salah satu stasiun televisi swasta.

Penyanyi dangdut itu, menurut banyak pihak, cukup berhasil membawakan lagu "Lathi" dan mampu tampil secara spektakuler. Selain vokalnya yang memukau, Dewi Perssik membawakannya dengan penuh semangat sembari bergoyang.

Sebelum dibawakan oleh Dewi Perssik, lagu "Lathi" memang sudah viral dan mengena di hati banyak pendengar. Lagu “Lathi" bahkan sempat memecahkan rekor di Spotify Indonesia beberapa bulan lalu. Dan masuk dalam kategori lagu lokal yang menjuarai tangga lagu Indonesia Top 50 dengan durasi terlama.

Semua ini tidak lepas dari peran personel Weird Genius yang terdiri dari sejumlah content creator dan influencer kenamaan: Reza Arap, Eka Gustiwana dan Gerald. Data Spotify menunjukkan bahwa popularitas lagu “Lathi” mulai naik sepanjang Maret dan April, tepatnya saat lagu tersebut masuk dalam sejumlah playlist lokal populer seperti Lantai Dansa dan Top Hits Indonesia.

Kemudian, ada banyak orang bertanya, apa arti dan makna lagu "Lathi" yang beberapa potongan liriknya menggunakan bahasa Jawa itu?

Lirik lagu "Lathi" tentu saja memiliki arti dan makna yang luas. Dan setiap orang sudah pasti memiliki perspektif yang berbeda dalam menerjemahkan maksudnya. Di sisi lain, paduan antara lirik Inggris dan Jawa membuat makna lagu ini tidak bisa langsung diartikan secara gamblang.


Akan tetapi, secara sekilas, lirik lagu ini membicarakan tentang seseorang yang menganggap cinta adalah berkah sekaligus kutukan. Kemudian, dalam hubungan itu, memunculkan rasa sakit dan terjebak dalam hubungan yang tidak nyaman. Pada akhirnya, ia menyadari bahwa hubungan itu bukanlah sesuatu yang layak diperjuangkan karena tidak ingin lagi mengalami perasaan sakit itu.

Sementara dalam lirik bahasa Jawa, yakni: "Kowe ra iso mlayu saka kesalahan. Ajining diri ana ing lathi" bisa diartikan sebagai: kamu tidak bisa lari dari kesalahan, kehormatan diri ada pada ucapan(mu). Artinya, seseorang yang sudah berbuat salah, tetap tidak bisa lepas dari bayang-bayang itu.

Maksud dari lirik itu juga diperkuat dengan cerita di video klip, yang seperti ingin menceritakan tentang toxic relationship atau hubungan beracun sepasang kekasih. Mungkin juga merasa sangat bahagia di awal, tetapi merasa sengsara di kemudian hari.

Dalam klip itu diperlihatkan, seseorang perempuan yang tersenyum saat dipeluk seorang lelaki. Tetapi, lama kelamaan hal itu membuat sang wanita merasa terkekang. Perasaan itu digambarkan lewat seorang wanita yang diikat dengan rantai. Setelah dilanda oleh toxic relationship, sang wanita akhirnya berhasil melepaskan belenggu itu.

Berikut Lirik Lagu Lathi Weird Genius dan Sara Fajira:



I was born a fool
Broken all the rules, oh-oh

Seeing all null
Denying all of the truth, oh-oh

Everything has changed
It all happened for a reason
Down from the first stage
It isn't something we fought for

Never wanted this kind of pain
Turned myself so cold and heartless
But one thing you should know

Kowe ra iso mlayu saka kesalahan
Ajining diri ana ing lathi

Pushing through the countless pain
And all I know that this love's a bless and curse

Everything has changed
It all happened for a reason
Down from the first stage
It isn't something we fought for

Never wanted this kind of pain
Turned myself so cold and heartless
But one thing you should know

Kowe ra iso mlayu saka kesalahan
Ajining diri ana ing lathi


--------------------------------

Sebagian informasi dalam tulisan ini sudah pernah tayang di artikel "Apa Isi Lirik Lagu Lathi Weird Genius feat Sara Fajira dan Artinya?". Penulis mengubah dan menambah beberapa bagian dan untuk disesuaikan.

Baca juga artikel terkait LATHI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Musik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight