Menuju konten utama

AP I Kerahkan 3.835 Personel Antisipasi Ancaman Bom di Bandara

PT Angkasa Pura I memperketat pengamanan di seluruh wilayah operasinya, untuk mengantisipasi ancaman bom pasca-ledakan yang terjadi di Surabaya.

AP I Kerahkan 3.835 Personel Antisipasi Ancaman Bom di Bandara
Ilustrasi. Aktivitas di lobi Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3, Jumat (16/3/18). tirto.id/Hafitz Maulana

tirto.id - Sebanyak 3.835 personel disiagakan oleh PT Angkasa Pura I untuk mengamankan bandara di seluruh wilayah operasi BUMN itu, serta mengantisipasi ancaman bom pasca-ledakan di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Humas PT Angkasa Pura I, Israwadi, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (14/5/2018), mengatakan, mereka juga menggandakan jumlah petugas keamanan pada satu gilir jaga.

Misalnya di Bandara Internasional Juanda, dari 216 orang menjadi 723 personel.

Selain itu, pihaknya juga membuat pos pengamanan terpadu di tiap bandara sebagai pusat bantuan keamanan tiap bandara dan meningkatkan intensitas patroli berjalan di beberapa titik di tiap bandara. Pengamanan itu secara tertutup dan terbuka.

Selain itu juga bersama Satgaspam mengecek secara acak bagi kendaraan yang menuju dan akan masuk area bandara.

Mereka juga mengerahkan anjing pelacak satuan K-9, mengoptimalkan pemakaian kamera pengintai, dan berkoordinasi dengan instansi eksternal.

Sementara itu, pengamanan di Stasiun Gambir dan Pasar Senen juga diperketat terkait pengawasan usai insiden bom di Surabaya. Hal itu disampaikan PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dalam keterangan tertulis kepada media, Senin (14/5/2018).

"Semua orang yang ada di stasiun, baik itu pengguna jasa maupun seluruh pegawai kereta api tetap waspada dan melaporkan apabila ada orang atau benda yang mencurigakan. Segera laporkan kepada pihak yang berwajib atau laporkan kepada petugas stasiun setempat," kata Executive Vice President Daop 1 Jakarta.

Dua stasiun tersebut menjadi fokus pengawasan utama karena merupakan awal pemberangkatan dan kedatangan kereta api jarak menengah dan jarak jauh. Selain itu, hampir setiap hari terdapat ribuan orang di dua lokasi tersebut.

Dalam peningkatan memperketat kewaspadaan dan pengawasan di wilayah kerjanya, PT KAI Daop 1 Jakarta akan menambah jumlah personel pengamanan yang sebelumnya hanya 25 personel per hari menjadi 30 personel di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Disiapkan pula cermin (mirror) untuk kendaraan roda empat yang akan masuk ke stasiun. Proses pemeriksaan tanda masuk juga menjadi lebih ketat yang dilengkapi alat pemindai detektor logam.

Baca juga artikel terkait BOM SURABAYA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo