Menuju konten utama

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Distribusikan 7 Pikap

Kendaraan operasional itu didistribusikan ke lima kota administrasi di Jakarta untuk mengantisipasi bencana akibat cuaca ekstrem.

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Distribusikan 7 Pikap
Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengangkat sisa pohon tumbang di Jl. Kawi Kelurahan Guntur, Jakarta, Rabu (28/11/2018). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mendistribusikan tujuh pikap untuk kendaraan operasional penanganan bencana akibat cuaca ekstrem.

”Pendistribusian mobil pada setiap wilayah Kota Administrasi di Jakarta diharapkan menjadi penguatan tambahan Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan bencana, khususnya genangan/banjir dalam saat kondisi cuaca ekstrem," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Selasa (22/3/2022).

Kendaraan yang didistribusikan adalah tujuh pikap dari pengadaan APBD Tahun Anggaran 2021. Sebanyak lima pikap akan ditempatkan pada tiap wilayah Kota Administrasi dan dua mobil akan dioperasionalkan untuk kebutuhan mobilisasi di tingkat provinsi.

Isnawa memastikan telah menempatkan petugas penanggulangan bencana atau biasa dikenal dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) pada lima wilayah Kota Administrasi di DKI Jakarta.

BPBD DKI Jakarta juga mendistribusikan sarana pendukung penanggulangan bencana seperti perahu PE sebanyak 230 unit, ring buoy sebanyak 460 unit, senter jinjing sebanyak 1.000 unit, tenda pengungsi sebanyak 70 unit, velbed sebanyak 720 unit, dan bilik isolasi sebanyak 700 unit.

Isnawa mengimbau seluruh jajaran TRC BPBD DKI mengacu pada dua indikator dalam penanganan bencana di Jakarta, yaitu tidak ada korban jiwa dan genangan/banjir surut dalam kurun waktu enam jam setelah hujan reda.

"Selain itu, tiga kata kunci utama yakni ‘Siaga, Tanggap, dan Galang’ tetap menjadi acuan dalam penanganan bencana dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan 6M yang berlaku,” kata dia.

Baca juga artikel terkait CUACA EKSTREM DI JAKARTA atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan