Menuju konten utama
Pandemi COVID-19

Anies-Pempus Sepakat Berikan Bantuan ke 3,7 Juta Warga Miskin DKI

Sekitar 3,7 juta warga di Jakarta yang masuk kategori miskin dan rentan miskin, terutama yang  terdampak kebijakan penanganan COVID-19 akan mendapatkan bantuan sosial.

Anies-Pempus Sepakat Berikan Bantuan ke 3,7 Juta Warga Miskin DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerima 40.000 pakaian Disposable Protective Coverall yang merupakan salah satu kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD), untuk penanganan wabah COVID-19 di wilayah Ibu Kota, Senin 23/3/2020. tirto.id/Riyan Setiawan

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada 3,7 juta warga di Jakarta yang masuk kategori miskin dan rentan miskin, terutama yang terdampak kebijakan penanganan COVID-19 atau pandemi virus corona.

Berdasarkan catatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, Anies mengatakan sebanyak 1,1 juta orang miskin yang tercatat secara resmi. Sementara sisanya kelompok rentan miskin sebanyak 2,6 juta akan dibantu oleh pemerintah pusat.

"Tim DKI dan Kemensos sepakati memberikan dukungan di angka Rp 1 juta per keluarga untuk digunakan bersama-sama," kata Anies saat melakukan dialog secara daring dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kamis (2/4/2020).

Kemudian Anies menyampaikan kepada Ma'ruf, pemerintah pusat memberikan bantuan sebesar Rp4,576 triliun untuk 2,6 juta warga DKI. Masing-masing mendapatkan Rp880 ribu, sisanya ditambahkan oleh Pemprov DKI.

"Targetnya 2,6 juta penduduk. Bantuan sosialnya Rp880 ribu diberikan selama dua bulan, April dan Mei. Sehingga nilai total Rp 4,576 triliun," ucapnya.

Dia mengaku saat ini masih mendata kelompok rentan miskin. Kelompok tersebut yang selama ini tidak mendapat bantuan langsung lantaran memiliki pendapatan, tetapi terkena dampak atas kebijakan penanganan COVID-19: Ojek online, tukang bakso, pedangan kaki kima, dan lainnya.

"Kami punya program Jakarta Satu, pendataan menggunakan PKK, mendata keluarga se-Jakarta. Mudah-mudahan dalam waktu singkat, 10 hari, kita bisa mendapat data yang bisa digunakan untuk eksekusi," terangnya.

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Abdul Aziz