Anies Minta Kemendag dan Kemenperin Bikin Regulasi Produk Deterjen

Oleh: Damianus Andreas - 3 Januari 2019
Busa yang muncul lantaran limbah deterjen dari pemukiman warga mengalir cukup banyak ke Kali Sentiong.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana untuk meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar membuat regulasi yang lebih baik terkait produk deterjen. Menurut Anies, penggunaan deterjen yang tidak ramah lingkungan oleh masyarakat membuat limbahnya susah terurai.

Salah satu dampak terhadap lingkungan yang dinilai Anies sudah terbukti ialah munculnya busa di Kali Sentiong (Kali Item), Jakarta Utara.

Setelah melakukan peninjauan secara langsung pada Rabu (2/1/2019) kemarin, Anies menyebutkan bahwa busa tersebut muncul lantaran limbah deterjen dari pemukiman warga mengalir cukup banyak ke Kali Sentiong.

“Selama produk-produk yang digunakan untuk mencuci itu standar pencemaran lingkungannya tinggi, maka kita akan selalu mengalami masalah ini,” kata Anies di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).

Anies menyebut telah menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Kemendag dan Kemenperin. Menurutnya, dua kementerian terkait tersebut harus bisa membantu menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan melalui regulasi yang diterbitkan.

Tak hanya di Kali Sentiong, Anies pun berdalih bahwa masalah pencemaran lingkungan serupa juga telah dialami kota-kota lain di Indonesia.

“Sehingga menurut saya penting untuk menyelesaikan masalah di hulunya. Kalau enggak kita hanya bekerja di hilirnya saja,” ucap Anies.

Masih dalam kesempatan yang sama, Anies juga mengatakan busa di Kali Sentiong akan muncul apabila pompa air di Waduk Sunter Selatan dinyalakan. Adapun posisi rumah pompa air Waduk Sunter Selatan berada tidak jauh dari Kali Sentiong.

Oleh karena mengandung kadar deterjen yang relatif tinggi, Anies sendiri mengatakan penanganannya perlu dilakukan secara komprehensif.

“Busa itu sebetulnya muncul setiap pompa dinyalakan. Cuma karena sebelumnya enggak ada yang motret, maka enggak menjadi perhatian,” tukas Anies.


Baca juga artikel terkait PENCEMARAN SUNGAI atau tulisan menarik lainnya Damianus Andreas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight