Anies Klaim Pembangunan Rumah di Kampung Akuarium Libatkan Warga

Oleh: Haris Prabowo - 16 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Anies Baswedan berkata, Kampung Akuarium akan menjadi kawasan percontohan bagaimana pengembangan kampung yang bekerja sama dengan masyarakat.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim rencana pembangunan rumah berlapis di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara kedepannya akan terintegrasi dengan kawasan cagar budaya setempat.

“Jadi saya sampaikan garis besar saja, kami nanti akan meluncurkan khusus paket perencanaan untuk kawasan sekitar Kampung Akuarium, penataan di sana sekaligus juga integrasi dengan kawasan-kawasan cagar budaya yang disekitarnya," kata Anies, di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Kawasan cagar budaya yang dimaksud Anies, salah satunya adalah benteng peninggalan Belanda di dekat permukiman warga Kampung Akuarium.

Rancangan tersebut akan diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun masih menunggu hasil rancangan yang bekerja sama dengan masyarakat yang disebut community action plan (CAP).

Kawasan ini, klaim Anies, akan menjadi kawasan percontohan bagaimana pengembangan kampung yang bekerja sama dengan masyarakat.

"Saya sampaikan di sini bahwa rancangan Kampung Akuarium tidak dibuat oleh pihak luar sendiri, tapi bekerja bersama dengan masyarakat,” kata dia.

“Justru ini yang akan jadi percontohan bagaimana masyarakat merancang kampungnya sendiri disesuaikan dengan tata aturan yang ada dan kebutuhan kampung itu masa kini dan masa depan,” kata Anies menambahkan.

Karena memiliki cagar budaya, kata Anies, maka kawasan Kampung Akuarium nanti akan dikembangkan menjadi kawasan wisata budaya atau cultural tourism.

"Beberapa lokasi di sana berstatus cagar budaya dan salah satu tempat yang paling menarik untuk kegiatan cultural tourism, wisata budaya. Dan ini yang akan dimasukkan di perencanaan yang akan kita luncurkan sama-sama," kata dia.

Usai warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara digusur pada 2016, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun kampung tesebut dengan konsep rumah berlapis.

Pembangunan tersebut menjadi salah satu realisasi kontrak politik warga dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pembangunan akan direalisasikan pada 2020 mendatang.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Kepala Bidang Pembangunan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Triyanto.

"Jumlahnya 142 unit dalam bentuk rumah lapis," kata Triyanto saat dihubungi via pesan singkat, Selasa (8/10/2019).

Rumah berlapis yang dimaksud Triyanto akan dibangun secara vertikal, layaknya rumah susun. Namun, rumah berlapis maksimal hanya memiliki empat lantai saja.

“Tipe 27 meter persegi. Rumah lapis itu tingginya maksimal empat lantai," kata Triyanto.

Institusinya saat ini sedang melelang rencana desain (detail engineering design/DED). Desain itu untuk mengembangkan konsep penataan yang telah diusulkan warga Kampung Akuarium dalam program penataan kampung dengancommunity action plan (CAP).

Anggaran pembangunan Kampung Akuarium akan diketahui setelah Pemprov DKI mendapatkan pemenang lelang DED. "Saat ini lagi pelelangan DED-nya," ujar Triyanto.


Baca juga artikel terkait KAMPUNG AKUARIUM atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - )

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Abdul Aziz
DarkLight