Menuju konten utama

Anies Enggan Tanggapi Munculnya Bangunan Liar di Pasar Ikan 

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar terkait munculnya bangunan liar yang kembali berdiri di wilayah bekas gusuran Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Anies Enggan Tanggapi Munculnya Bangunan Liar di Pasar Ikan 
Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hadir di Tabligh Akbar Isra Mi'raj Majelis Rasulullah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, (24/4). Tirto.id/Andrey Gromico.

tirto.id - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar terkait munculnya bangunan liar yang kembali berdiri di wilayah bekas gusuran Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Belum ada komentar," kata Anies di Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat (28/4/2017).

Hal itu disampaikannya karena menurut dirinya belum bertugas. Sebaliknya, Anies mengaku ingin mempelajari terlebih dahulu mengenai hal itu. "Nanti akan kami pelajari dulu. Kami belum bertugas. Masih enam bulan lagi. Jadi kalaupun saya berkomentar sudah tidak lagi tepat," kata Anies.

Menurutnya, menjadi gubernur bukan sekadar untuk berkomentar, melainkan bertindak. Untuk itu, ia mengklaim nanti bersama Sandiaga akan langsung bertindak. "Kami ingin di Jakarta ini adil dan tertib," katanya.

Sebelumnya, pada kampanye putaran kedua Pilkada DKI, pasangan Anies-Sandiaga mendirikan posko di Pasar Ikan saat hari peringatan penggusuran 11 April lalu. Di sana, Anies Baswedan pun hadir dan berjanji tidak akan ada lagi penggusuran di Jakarta bila dirinya terpilih.

Dirinya pun menyatakan penggusuran yang terjadi di Pasar Ikan dan Kampung Akuarium adalah sebuah bentuk ketidakadilan. "Kampung Akuarium ini contoh nyata kalau ingin menyaksikan ketidakadilan di Jakarta. Datang dan lihatlah kenyataan yang ada di sini, tidak ada hati yang tak teriris melihat kenyataan di tempat ini," ujar Anies seusai mengunjungi para warga Kampung, Selasa (11/4/2017).

Sementara itu, Sandiaga Salahuddin Uno pun belum mengonfirmasi janjinya akan membangun hunian kembali di kawasan Pasar Ikan. Menurutnya, dirinya akan mengkajinya dahulu.

"Nanti akan dikaji oleh tim, tapi pasti harus sebuah karya, sebuah program yang berpihak pada pesisir dan nelayan," kata Sandiaga di Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Sejauh ini telah terdapat lebih kurang 90 bangunan semi permanen yang didirikan kembali di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara yang pada 11 April 2016 lalu telah digusur oleh Basuki Tjahaja Purnama.

Menyikapi adanya bangunan liar yang dibangun kembali, Basuki Tjahaja Purnama pun menyatakan akan membongkar kembali bangunan tersebut.

"Kami akan bongkar. Kami bongkar sampai kita selesai (masa jabatan)," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Baca juga artikel terkait PENGGUSURAN PASAR IKAN atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Maya Saputri