Anies Baswedan Tunggu Panduan Rancang Kota Untuk Revisi Pergub TOD

Oleh: Fadiyah Alaidrus - 27 Juni 2019
Pergub tersebut akan menugaskan PT MRT Jakarta untuk mengelola TOD
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan masih menunggu Panduan Rancang Kota (PRK) untuk revisi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2017 tentang Kawasan Berorientasi Transit atau Transit-oriented development (TOD).

"Nanti saya cek dulu ya, terutama karena ada PRK yang harus saya bereskan dulu," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/6/2019).

Pergub tersebut akan menugaskan PT MRT Jakarta untuk mengelola TOD. PT MRT Jakarta pun masih menunggu keluarnya Pergub tersebut.

"Masih dalam proses review pergub TOD diharap tidak dalam waktu yang lama. Kami tidak seharusnya terpatok pada Pergub dan perlu fleksibel," kata kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di kawasan Jakarta Selatan, pada Rabu (26/6/2019).

"Untuk analisis teknis, mulai dari master plan, dan memfasilitasi stakeholder di kawasan itu, dilakukan oleh BUMD terkait. Tidak dalam waktu lama akan keluar pergubnya," lanjutnya.

Ia kini sedang mengembangkan Kawasan berorientasi transit atau TOD. William menyampaikan bahwa penataan TOD akan prioritaskan pedestrian. Langkah tersebut akan mulai diimplementasikan di Stasiun Dukuh Atas. Stasiun Lebak Bulus pun akan diaplikasikan hal yang sama.

"Transit plaza Lebak bulus untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Daerah ini kita akan canangkan seperti Dukuh atas," ujar William.

Ia juga menyampaikan TOD Stasiun Blok M dan Asean akan digabungkan dalam satu wilayah. Rencananya akan mulai dilakukan pada sekitar bulan Juli atau Agustus.

"TOD Blok M-Asean. Ini konsepnya jadi satu. Pengembangannya akan terintegrasi dan berkonsep garden city," jelasnya.


Baca juga artikel terkait KERETA MRT atau tulisan menarik lainnya Fadiyah Alaidrus
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Irwan Syambudi
DarkLight