Menuju konten utama

Ancaman Resesi 2023, Ini Jurus Sandi Jaga Sektor Pariwisata

Menparekraf, Sandiaga Uno optimistis sektor pariwisata akan tetap berkembang meski ada potensi resesi dan perlambatan ekonomi pada tahun 2023.

Ancaman Resesi 2023, Ini Jurus Sandi Jaga Sektor Pariwisata
Menparekraf Sandiaga Uno bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

tirto.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meyakini sektor pariwisata akan tetap berkembang meski ada potensi resesi dan perlambatan ekonomi di tahun 2023. Salah satu langkahnya yaitu dengan fokus mengembangkan sumber daya manusia melalui investasi di sektor pendidikan.

"Politeknik Pariwisata akan ditambah di dua lokasi baru, yaitu di Solo Raya (Jawa Tengah) dan Manado (Sulawesi Utara). Selain itu, perlu berinvestasi di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta desa-desa wisata," ucapnya dalam The Weekly Brief with Sandi Uno dikutip dari Antara, Kamis (29/9/2022).

Lebih lanjut, dia menuturkan untuk menghadapi tantangan perlambatan ekonomi, pihaknya bakal melakukan berbagai upaya untuk melaksanakan program-program untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Mulai dari program transformasi digitalisasi melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), peningkatan daya beli masyarakat melalui program permodalan, pelatihan, pendampingan dan pemasaran.

Kemudian dia juga akan menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan meminta agar memberikan tambahan modal kerja untuk UMKM, sehingga sektor tersebut terus menciptakan 97 persen lapangan pekerjaan guna mempertahankan daya beli masyarakat.

“Saya melihat ancaman resesi yang sudah disampaikan berkali-kali oleh Bu Menteri Keuangan dan juga outlook yang kami dapatkan dari beberapa lembaga institusi, analisis, maupun laporan-laporan dari ekonom bahwa akan ada perlambatan dan ada kemungkinan masuk ke dalam zona resesi,” ujarnya.

Dia menuturkan jika dilakukan persiapan lebih awal Indonesia dapat melalui situasi ekonomi dalam keadaan lebih siap, lebih tangguh, dan lebih berdaya tahan. Sandi juga menuturkan pihaknya akan menawarkan program-program stimulus, upskilling-reskilling-newskilling dalam konsep pra kerja, dan kesiapan dari pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendapatkan keterampilan yang baru ketika bertemu Menko Perekonomian.

“Semoga di kuartal III/2022 bisa dipersiapkan dan di kuartal IV/2022 bisa dipertimbangkan, lalu mulai diluncurkan pada tahun 2023 mendatang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, ekonomi global tahun depan akan jatuh ke dalam jurang resesi. Perkiraan itu semakin menguatkan proyeksi dilakukan oleh Bank Dunia. Dia mengatakan, kenaikan suku bunga acuan bank sentral di sejumlah negara akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Sehingga menghantarkan sejumlah negara berpotensi masuk ke jurang resesi.

"Kenaikan suku bunga cukup ekstrem bersama-sama, maka dunia pasti resesi pada 2023," ungkap Ani, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers, Senin (26/9/2022).

Baca juga artikel terkait RESESI GLOBAL 2023

tirto.id - News
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin