Menuju konten utama

Alasan Mengapa Arthdal Chronicles Part 3 Sangat Dinantikan Penonton

Mengapa bagian terakhir Arthdal Chronicles menjadi salah satu drama yang dinantikan penonton?

Alasan Mengapa Arthdal Chronicles Part 3 Sangat Dinantikan Penonton
Poster Arthdal Chronicles. FOTO/Asianwiki

tirto.id - Arthdal Chronicles bagian ketiga bertajuk Arth, the Prelude to All Legends akan menayangkan episode perdananya mulai besok, Sabtu (7/9/2019) pukul 09.00 p.m KST, atau pukul 19.00 WIB di tvN.

Arthdal Chronicles telah menayangkan dua bagian dari keseluruhan episode drama, yakni bagian satu yang diberi judul Children of the Propechy, kemudian bagian kedua The Turning Sky, Rising Ground yang masing-masing tayang sebanyak 6 episode. Arth, the Prelude to All Legends juga akan tayang sebanyak 6 episode.

Pada episode terakhir pada bagian kedua, Tanya (Kim Ji Won) telah menemukan lonceng bintang dan membuktikan kepada masyarakat Arthdal bahwa ia merupakan keturunan langsung dari Asa Sin, dewa di tanah Arthdal.

Sementara, Eun Seom (Song Joong Ki) yang ditangkap dan dipekerjakan sebagai budak di pertambangan yang jauh dari tanah Arthdal akhirnya memutuskan untuk membuat rencana pelariannya bersama rekan-rekannya.

Berikut ini, terdapat sejumlah alasan mengapa bagian terakhir Arthdal Chronicles menjadi salah satu drama yang dinantikan penonton, seperti dikutip Soompi.

    • Peran Tanya di Arthdal
Dalam bagian kedua Arthdal Chronicles, kepala pendeta dari suku Asa atau suku Hwinsan, Asa Sakan (Son Sook) pernah berbagi ramalan yang mengatakan bahwa akhir dunia akan dibawa oleh tiga hal: pedang, lonceng, dan cermin.

Melalui petunjuk tersebut, penonton mulai menduga-duga, bahwa orang yang akan membawa pedang adalah Eun Seom, kemudian lonceng adalah Tanya dan cermin dibawa oleh Saya (Song Joong Ki), kembaran Eun Seom.

Sekarang, setelah Tanya menemukan lonceng bintang dan membuktikan perannya dalam ramalan tersebut, dapatkah ia mewujudkan awal dari dunia yang baru?

Tanya juga menjadi subjek ramalan di kalangan suku Wahan saat itu yang mengatakan bahwa anak yang lahir selama komet biru akan mengubah nasib suku Wahan selamanya.

Tanya yang berhasil menemukan lonceng bintang akhirnya menempatkannya dalam peran baru dengan kekuatan politik di antara suku-suku Arthdal. Apa yang akan Tanya lakukan dengan kekuatan itu tetap menjadi salah satu pertanyaan kunci dan sepertinya akan terjawab di bagian ketiga Arthdal Chronicles.

    • Perjalanan Eun Seom Sebagai Pahlawan
Dari semua karakter di Arthdal Chronicles, Eun Seom lah yang telah mengalami banyak perubahan. Eun Seom memulai semuanya sebagai orang luar di suku Wahan, dan ia tahu bahwa dirinya berbeda dari yang lain tetapi ia tidak mengerti bagaimana atau mengapa hal tersebut terjadi.

Setelah sukunya ditangkap oleh prajurit Deakan, Eun Seom mengikuti mereka ke Arthdal dan belajar tentang garis keturuannya. Eun Seom akhirnya menyadari bahwa ia adalah seorang Igutu, keturunan darah manusia (saram) dan Neanthal.

Meskipun Eun Seom mencoba menyelamatkan Suku Wahan dari prajurit Deakan, ia tetap tidak berdaya melawan intrik politik Tagon (Jang Dong Gun) dan akhirnya ia diperbudak di tambang.

Eun Seom hampir menyerah di sana, hingga akhirnya Sateunik (Jo Byeong Gyu) memberinya pandangan baru tentang kehidupan dan rencana untuk melarikan diri dari perbudakan. Tidak seperti sebelumnya, Eun Seom tidak sendirian.

Lantas, apakah Eun Seom akan menjadi pahlawan bukan hanya untuk sukunya tetapi untuk semua orang yang lemah dan tak berdaya di Arthdal saat ia sekali lagi bertarung melawan Tagon?

    • Koalisi Rapuh Antara Tagon dan Taealha
Meskipun banyak upaya untuk membuat mereka mengkhianati satu sama lain, sejauh ini Tagon dan Taealha (Kim Ok Bin) tetap berusaha setia. Keduanya telah jatuh cinta sejak mereka masih muda, akan tetapi mereka terpaksa dipisahkan oleh ambisi politik dari kedua orangtua mereka masing-masing.

Dalam episode terakhir bagian kedua, Taealha berpura-pura setuju dengan ayahnya untuk mengkhianati Tagon. Tetapi, Taealha ternyata mengirimi Tagon pesan rahasia yang memberitahu Tagon hal sebaliknya.

Keduanya bermaksud menggunakan Tanya sebagai alat untuk mematahkan kekuatan politik Asa Ron (Lee Do Kyung), yang selama ini menghalangi jalan Tagon untuk menjadi raja di Arthdal.

Dikatakan bahwa Ta Gon telah membunuh ayahnya sendiri untuk naik takhta, dan semua juga telah membuktikan bagaimana Taealha merupakan orang yang ambisius dan ia bisa saja bertindak sendiri tanpa Tagon.

Akankah cinta keduanya bertahan lama atau apakah cinta mereka akan gagal karena perbedaan pandangan di masa depan, sepertinya semuanya akan terjawab pada episode Arthdal Chronicles bagian ketiga.

Baca juga artikel terkait DRAMA KOREA atau tulisan lainnya dari Maria Ulfa

tirto.id - Film
Kontributor: Maria Ulfa
Penulis: Maria Ulfa
Editor: Yulaika Ramadhani