Alasan KJP Plus Oktober 2021 untuk SD, SMP & SMA Dicairkan Bertahap

Oleh: Riyan Setiawan - 22 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Alasan pencairan KJP Plus dilakukan secara bertahap lantaran saat ini pandemi COVID-19 sehingga APBD DKI berkurang dan banyak anggaran yang direlokasi.
tirto.id -
Dinas Pendidikan (Disdik) DKI telah mencairkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus pada Oktober untuk jenjang Sekolah Dasar (SD)/SDLB/MI.

Besaran dana yang diterima siswa sekolah negeri adalah Rp250 ribu per bulan. Sementara untuk swasta, ditambah Rp130 ribu guna keperluan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Jumlah pelajar yang menerima jenjang negeri dan swasta sebanyak 368.375 orang.

"Iya, pencairan tanggal 14 Oktober 2021 untuk jenjang SD sederajat," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) P4OP Disdik DKI, Waluyo Hadi kepada Tirto, Jumat (22/10/2021).

Meski begitu, Waluyo menjelaskan bahwa pencairan KJP Plus Oktober ini dilakukan secara bertahap dan tidak serentak.

Waluyo menjelaskan pencairan KJP Plus secara bertahap lantaran saat ini pandemi COVID-19 sehingga APBD DKI berkurang dan banyak anggaran yang direlokasi. Sebelum pandemi, Waluyo mengatakan pencairan KJP Plus dilakukan pada tanggal 5 setiap bulannya untuk seluruh jenjang pendidikan.

"Jadi bertahap, mulai SD dulu, nanti seminggu lagi dikabarin untuk SMP, lalu seminggu lagi buat SMA. Bukan kami menghambat, tapi karena ketersediaan anggaran," katanya.

Waluyo juga mengatakan untuk KJP Plus jenjang SMP/SMPLB/MTs/PKBM telah cair pada 21 Oktober 2021 kemarin.

Total bantuan untuk jenjang SMP sederajat adalah Rp300 ribu per bulan, sementara swasta ditambah Rp170 ribu untuk keperluan SPP. Jumlah pelajar yang menerima jenjang negeri dan swasta sebanyak 189.123 orang.

Selanjutnya, KJP Plus untuk jenjang SMA/SMK/SMALB/MA akan cair pada 28 Oktober 2021. Total bantuan Rp420 ribu per bulan, sementara swasta ditambah Rp290 ribu untuk keperluan SPP. Jumlah pelajar yang menerima jenjang negeri dan swasta sebanyak 47.578 orang.

Lalu, untuk SMK total bantuan Rp450 ribu per bulan, sementara swasta ditambah Rp240 ribu untuk keperluan SPP. Jumlah pelajar yang menerima jenjang negeri dan swasta sebanyak 145.371 orang.

Jumlah anggaran KJP yang dikucurkan untuk jenjang SD sederajat sebesar Rp108.443.250.000; SMP sederajat Rp67.372.200.000; dan SMA sederajat Rp88.941.690.000.

"Total anggaran untuk KJP Plus sebesar Rp264.757.140.000," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait KJP PLUS OKTOBER atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight