Aktris dan Sutradara Penny Marshall Meninggal di Usia 75 tahun

Oleh: Sirojul Khafid - 19 Desember 2018
Penny Marshall ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Hollywood Hills pada Senin (17/12/2018).
tirto.id - Penny Marshall, aktris dan sutradara asal Bronx, New York, Amerika Serikat meninggal pada Senin (17/12/2018) waktu setempat di rumahnya, Hollywood Hills.

Aktris yang membintangi acara situasi komedi yang ditayangkan ABC "Laverne & Shirley" bersama Cindy Williams tersebut meninggal pada usia 75 tahun.

Dilansir dari Variety, kabar tersebut sudah dikonfirmasi kebenarannya. Marshall didiagnosis terkena kanker paru-paru dan otak pada tahun 2009, namun dia muncul dalam keadaan pemulihan lengkap setelahnya.

"Laverne & Shirley," berlangsung dari 1976-1983 dan terbukti sukses besar untuk ABC. Acara tersebut yang membuat Marshall naik daun.

"Laverne & Shirley" merupakan acara nomor satu pada tahun 1977-1978 dan 1978-1979, dan menghasilkan pendapatan tambahan dalam bentuk merchandising, album rekaman, dan serial animasi berdasarkan pertunjukkan.

Marshall memulai karier sutradaranya dengan memimpin beberapa episode "Laverne & Shirley." Dengan sedikit pengalaman, ia memulai debut dengan menggantikan Howard Zieff sebagai sutradara sebelumnya.

Marshall kemudian menyutradarai "Jumpin 'Jack Flash," pada 1986 dengan meraup untung 30 juta dolar AS. Karyanya yang lebih sukses yaitu komedi sentimental yang dibuat tahun 1988 berjudul "Big."

Film ini mendapat nominasi Oscar dan mendapat keuntungan 151 juta dolar AS di seluruh dunia. Film ini menjadi film pertama yang disutradarai oleh wanita yang mendapatkan untung lebih dari 100 juta dolar AS.

Baru-baru ini, dia menyutradarai dua episode situasi komedi untuk ditayangkan di ABC berjudul “According to Jim” pada tahun 2009 dan film TV "Women Without Men," pada 2010.

Dalam film tersebut, Marshall juga ikut membintangi bersama Lorraine Bracco, Dyan Cannon, dan Roseanne Barr. Pada tahun 2010 dan 2011 dia membuat karya Showtime “United States of Tara.”





Baca juga artikel terkait OBITUARI atau tulisan menarik lainnya Sirojul Khafid
(tirto.id - Humaniora)


Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Yandri Daniel Damaledo