Menuju konten utama

Airlangga Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI 5,03% Nomor 2 di G20

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim pertumbuhan ekonomi di Indonesia salah satu tertinggi nomer dua diantara negara-negara G20.

Airlangga Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI 5,03% Nomor 2 di G20
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Stadion Mini Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten dalam rangka pembukaan pasar murah bersama Relawan Projo pada Sabtu (8/5/2023). tirto.id/Irfan Amin

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara G-20 lainnya. Diketahui, pada periode tiga bulan pertama ini mampu berada di 5,03 persen.

"Pertumbuhan kita salah satu yang tertinggi nomor dua diantara G20," klaim Airlangga dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/5/2023).

Dikutip dari data tradingeconomics, Indonesia masih mengungguli dibandingkan negara lain. Seperti pertumbuhan ekonomi China yang hanya berada di 4,5 persen pada kuartal I-2023. Kemudian, Mexico mencatatkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2023 yaitu 3,9 persen.

Sementara, Spanyol di 3,8 persen. Lalu, United States dan Eura Area juga tumbuh relatif lebih kecil dibandingkan tanah air. Keduanya tercatat hanya tumbuh di 1,6 persen dan 1,4 persen di kuartal I-2023.

Negara lainnya berada di bawah Indonesia pertumbuhan ekonominya yaitu Italia 1,8 persen, Prancis 0,8 persen, Korea Selatan 0,8 persen, Singapura, 0,1 persen, dan German bahkan kontraksi hingga minus 0,1 persen.

"Di tengah dunia pertumbuhan melambat yang lain belum recover kita recover duluan," pungkas dia.

Sebelumnya, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud mengklaim pertumbuhan sebesar 5 persen ini menandakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih stabil. Mengingat sejak kuartal IV-2021 sampai dengan kuartal I-2023 perekonomian dalam negeri berada dalam level 5 persen ke atas.

"Tren pertumbuhan ekonomi tahunan masih tumbuh pada level 5 persen menandakan pertumbuhan ekonomi kita Indonesia masih stabil," jelasnya dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/5/2023).

Edy melanjutkan berdasarkan lapangan usaha seluruhnya tumbuh positif pada kuartal I-2023. Terutama pada beberapa lapangan usaha yang berkontribusi besar seperti industri pengolahan (94,43 persen), perdagangan (4,89 persen), dan pertambangan tumbuh moderat (4,92 persen).

"Sedangkan pertanian dan konstruksi tetap tumbuh meskipun relatif kecil," imbuhnya

Sementara tiga lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan (15,93 persen), akomodasi dan makanan minum 911,55 persen), serta jasa lainnya (8,90 persen).

"Pertumbuhan tiga sektor di atas ditopang oleh peningkatan mobilitas masyarakat, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, serta terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional," jelasnya

Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN EKONOMI RI atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin