Ahmad Dhani Ajukan Kasasi

Oleh: Andrian Pratama Taher - 26 Maret 2019
Ahmad Dhani mengajukan kasasi kendati sudah menerima putusan banding 1 tahun penjara.
tirto.id - Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani resmi mengajukan kasasi atas putusan pengadilan tinggi Jakarta, Selasa (26/3/2019). Hal itu diungkapkan setelah tim kuasa hukum menyatakan banding dalam 7 hari setelah putusan.

"Hari ini kami resmi per tanggal 26 Maret 2019 kami mengajukan pernyataan kasasi," kata Pengacara Ahmad Dhani Hendarsam Marantoko kepada reporter Tirto, Senin (25/3/2019).

Pria yang juga aktif sebagai bagian Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu menyatakan permohonan kasasi diajukan karena tidak menerima putusan Dhani bersalah. Mereka menegaskan kalau tim pengacara tidak mau ada satu pun aktivis dipenjara dan mempengaruhi hukum.

"Kami sepakat target kami adalah bebas karena Jangan sampai salah satu sumber hukum di indonesia dijadikan alat pemukul bagi penegak hukum terhadap para aktivis yang bersuara menentang penguasa," Kata Hendarsam.

Hendarsam mengatakan, pihak kuasa hukum akan mengajukan memori kasasi paling lambat 14 hari setelah menyatakan banding. Hendarsam pun memastikan isi memori kasasi akan berbeda dengan memori banding.

"Di tingkat kasasi akan dibahas apakah Penerapan hukuman terhadap Ahmad Dhani tepat atau tidak," Kata Hendarsam.

Di sisi lain, pengacara Ahmad Dhani lainnya, Ali Lubis memaparkan memori kasasi lebih pengkajian hukum sejak pengadilan negeri dan pengadilan tinggi. Mereka akan menyinggung penahanan sebagai poin kasasi.
"Poin-poin dalam memori kasasi lebih mengkaji penerapan hukum yang selama ini sudah diuji di pengadilan negeri sampai pengadilan tinggi, salah satu poinnya itu terkait penahanan. Jadi penerapan hukum terkait penahanan," kata Ali saat mendampingi Hendarsam.

Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara di PN Jaksel alias pengadilan tingkat pertama. Sedangkan pada putusan banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Dhani divonis 1 tahun penjara.\\


Baca juga artikel terkait KASUS AHMAD DHANI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Agung DH