Acara Musafir Malam di Mola TV: Obrolan Berkualitas Tentang Hidup

Oleh: Alexander Haryanto - 23 September 2020
Dibaca Normal 2 menit
Dalam Musafir Malam di Mola TV, Iwa K berbicara dengan Ariel Noah, Vanessa Angel, Marcello Tahitoe Gading Marten dan Nikita Mirzani.
tirto.id - Mola TV menghadirkan acara "Musafir Malam", bincang-bincang dengan para artis yang dipandu oleh rapper kenamaan Indonesia, Iwa K . Dalam acara itu, Iwa K berbicara secara intim dengan berbagai bintang tamu seperti Ariel Noah, Vanessa Angel, Marcello Tahitoe, Gading Marten dan Nikita Mirzani.

Selain mampu membuat para bintang tamu itu lepas menceritakan isi kepalanya, Iwa K juga mampu menghadirkan sisi lain dari para artis, terutama soal sudut pandang mereka tentang kehidupan dan spiritualitas.

"Yang menjadi teman berbagi cerita di "Musafir Malam" kali adalah kita-kita yang memang mengapresiasi gelap sebagaimana kita menghargai terang," kata Iwa K.

Saat Pesohor Ungkap Sisi Pribadi

Dalam salah satu episode, Ariel Noah berani ungkap sisi pribadinya di depan Iwa K. Sebagaimana Ariel yang sering kita lihat cenderung menutup banyak sisi dalam dirinya, kali ini mendapat teman "ngobrol" yang pas.

Dengan pembawaan yang berwibawa serta
disusupi pertanyaan berkualitas, Iwa K mampu membuat Ariel mengeluarkan banyak isi kepalanya, termasuk pengakuan Ariel soal sisi berpikir kritisnya. Kali ini, Iwa berhasil mengulik sisi pribadi, perjalanan bermusik, dan dunia percintaan Ariel.

"Bokap itu dari dulu selalu bilang, pokoknya kalau berani berbuat berani bertanggung jawab. Jadi pas waktu ada kejadian di tahun itu, gue kayak udah punya pegangan, 'kalau lu berani berbuat, harus berani bertanggung jawab dong'," kata Ariel.

Dalam Musafir Malam episode lain, Iwa K mencoba menguak sisi lain dari Vanessa Angel, termasuk soal bagaimana kisahnya yang mampu menghadapi masalah terberat dalam hidupnya.

"Kemarin kan dapat ujian yang berat ya, banyak menghadapi hinaan, dapat ujian dari Tuhan. Tapi aku bisa
lewatin itu semua sih. Aku bangga aja sama diri aku sendiri, ternyata aku bisa," kata Vanessa.

Iwa K juga berhasil mengulik kisah 'roller coaster' Marcello Tahitoe yang menjadikannya seorang yang spiritualis. Saat ini, Marcello tengah ‘mengkalibrasi ulang' hidupnya setelah diterpa berbagai permasalahan hidup, terlebih saat kepergian ibu tercintanya.

“Selama sembilan bulan gue lumayan ngasih space (buat diri), akhirnya melihatnya ke positif. Ternyata, gue menemukan bahwa arti keluarga, penting banget. Mungkin ini sudah basi banget, bahwa pergaulan yang buruk mengubah kebiasaan yang baik," kata Marcello.

"Gue dipertemukan dengan semesta dan Tuhan, dan orang-orang yang bisa gali potensi gue lebih lanjut dan akhirnya positif saja. Gue ga akan membiarkan diri gue di lingkungan seperti itu,” lanjut Marcello.

Lain cerita dengan Gading Marten. Pada satu episode ini, Gading mengakui bahwa perceraiannya dengan Gisel adalah salah satu fase keterpurukan dalam hidupnya.

Tapi, Gading buka tipe orang yang senang
berlama-lama dalam kesedihan. “Shit happens. Tuhan ngasih apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan”.

Gading juga mengutip satu ayat dalam Perjanjian Baru: “Berbahagialah Engkau yang percaya walaupun tidak melihat”. Kutipan ayat itu menegaskan keyakinannya bahwa ada energi besar yang selalu mengajarkannya untuk menebar energi positif kepada orang lain. Dia juga percaya bahwa kekuatan paling besar di dunia ini adalah kekuatan doa.
Iwa K juga berhasil membuat Nikita Mirzani berbicara blak-blakan mengenai takdir yang mengantarkan dirinya terjerumus ke dunia hiburan yang penuh kemunafikan. Namun, Niki menganggap semua itu sebagai anugerah yang menjadikannya lebih kuat dalam menghadapi setiap permasalahan.

Di balik sosoknya yang “liar”, Niki dikenal sebagai pecinta keluarga, terutama anak-anak dan ibunya. Ketika ditinggalkan sang ibunda, Niki bahkan sempat mencoba bunuh diri.

Untuk cerita seru dari para pesohor Indonesia bisa disaksikan di Mola TV dalam Musafir Malam.

Baca juga artikel terkait MUSAFIR MALAM DI MOLA TV atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight