8 Korban Tewas Akibat Longsor di Lebak & Bogor, 5 Masih Anak-anak

Oleh: Addi M Idhom - 3 Januari 2020
Tim SAR menemukan delapan korban tewas akibat tertimbun longsor di Lebak dan Kabupaten Bogor. Lima di antara korban itu masih anak-anak.
tirto.id - Hujan ekstrem di awal tahun 2020 tidak hanya menyebabkan banjir yang merendam sejumlah kawasan di Jakarta, Jabodetabek serta Banten. Banjir juga diikuti dengan bencana longsor di beberapa titik.

Berdasarkan keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana longsor di Lebak (Banten) dan Kabupaten Bogor (Jawa Barat) mengakibatkan sejumlah korban tewas.

Kapusdatinkom BNPB, Agus Wibowo menyatakan proses pencarian para korban tertimbun longsor di Lebak dan Kabupaten Bogor terus dilakukan hingga Jumat, 3 Januari 2020. Pencarian dilakukan oleh Tim Gabungan SAR yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri dan relawan.

“Pada malam ini Basarnas melaporkan keberhasilan menemukan dan mengevakuasi korban banjir dan longsor di Bogor dan Banten,” kata Agus dalam siaran resminya pada Jumat malam (3/1/2020).

Di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Tim SAR menemukan tiga korban yang tewas karena tertimbun longsor pascabanjir, pada hari ini. Satu di antara 3 korban itu masih anak-anak.

Sesuai data yang disampaikan Agus, tiga korban tewas akibat longsor di kawasan Bogor tersebut ialah: Amri (laki-laki/60 tahun), Saroh (Perempuan/25 tahun) dan Cici (Perempuan/5 tahun).

Tim SAR juga berhasil menemukan 5 jasad korban tewas yang tertimbun material longsor di Kampung Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. Seluruh korban tersebut berhasil dievakuasi pada Jumat sore. Empat di antara lima korban itu adalah anak-anak.

Menurut keterangan Agus, identitas lima korban tewas akibat longsor di Lebak tersebut ialah Tiong (12 tahun/Laki-laki), Diva (8 tahun/Perempuan), Enon (4 tahun/Perempuan), Fahmi (3 tahun/Laki-laki) dan Encih (30 tahun/Perempuan).



Baca juga artikel terkait LONGSOR atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH
DarkLight