Menuju konten utama

5 Manfaat Daun Sage: Turunkan Kolesterol Hingga Kadar Gula Darah

Daun sage mengandung vitamin A yang penting dan permanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan serta pemeliharaan sistem kekebalan tubuh.

5 Manfaat Daun Sage: Turunkan Kolesterol Hingga Kadar Gula Darah
Daun Sage. foto/istockphoto

tirto.id - Sage merupakan salah satu tumbuhan yang daunnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan dapat digunakan sebagai obat.

Melansir BetterHealth, daun sage mengandung vitamin A yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan serta pemeliharaan sistem kekebalan tubuh. Daun sage juga mengandung vitamin C yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dalam tubuh, serta vitamin K yang baik untuk membantu mengencerkan darah yang menggumpal.

Daun ini juga mengandung mineral, seperti kalium, mangan, kalsium dan magnesium. Kandungan ini dapat membantu pengaturan kerja fungsi otak, saraf, pengaturan kerja fungsi otot, jantung, menjaga tulang tetap kuat, serta membantu mengatur tekanan darah.

Tak hanya itu, daun sage juga mengandung serat yang tinggi sehingga baik untuk menjaga kesehatan usus.

Selain memiliki kandungan vitamin dan serat yang tinggi, daun sage memiliki beberapa manfaat lain bagi tubuh. Berikut 5 manfaat mengonsumsi daun sage bagi tubuh yang dikutip dari Healthline:

1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Daun sage telah umum digunakan secara tradisional sebagai obat melawan diabetes. Penelitian pada manusia dan hewan telah menunjukkan bahwa daun sage dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Penelitian yang dilakukan pada manusia menunjukkan bahwa ekstrak daun sage telah terbukti dapat menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin yang akan memberikan efek yang sama seperti obat anti diabetes lainnya.

2. Menurunkan Kolesterol

Sage dapat membantu menurunkan kolesterol jahat yang dapat menumpuk di arteri. Situs Natural Health Research Institute menyebutkan bahwa karena efek samping obat kolesterol serta fakta 1 dari 3 orang dewasa yang dapat sembuh dengan obat kolesterol, penelitian dilakukan untuk mencari pengobatan alternatif untuk penyakit kolesterol. Penelitian terbaru tentang daun sage telah menunjukkan bahwa suplemen daun sage dapat efektif menurunkan kadar kolesterol.

3. Sumber Antioksidan yang Tinggi

Antioksidan adalah molekul baik yang dapat membantu memperkuat pertahanan tubuh dan menetralkan radikal bebas yang berpotensi berbahaya memunculkan penyakit kronis. Sage mengandung lebih dari 160 polifenol yang berbeda. Hal tersebut merupakan senyawa kimia nabati yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh. Salah satu studi tentang daun sage menemukan bahwa meminum 1 cangkir (240 ml) teh sage dua kali sehari secara rutin dapat meningkatkan pertahanan antioksidan.

4. Menjaga Kesehatan Mulut

Daun sage memiliki efek antimikroba yang dapat menetralkan mikroba yang menyebabkan munculnya plak pada gigi. Dalam sebuah penelitian, obat kumur berdasar daun sage terbukti efektif membunuh bakteri streptococcus mutans yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Selain itu, daun sage disinyalir dapat membantu mengobati infeksi tenggorokan, abses gigi, gusi yang terinfeksi dan sariawan.

5. Meringankan Gejala Menopause

Selama proses jelang menopause, tubuh akan mengalami penurunan hormon estrogen secara alami. Hal tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala yang menganggu bagi tubuh. Gejala tersebut dapat meliputi rasa panas di dalam tubuh atau hot flashes, keringat berlebih, kering pada daerah vagina, serta menjadi mudah marah.

Daun sage secara tradisional dikonsumsi untuk mengurangi gejala menopause. Daun ini mengandung senyawa yang memiliki sifat seperti estrogen. Senyawa tersebut dapat membantu meningkatkan memori, mengobati hot flashes, serta mengurangi keringat berlebih. Dalam suatu penelitian, mengonsumsi suplemen sage setiap hari selama delapan minggu secara signifikan dapat mengurangi jumlah dan intensitas hot flashes.

Baca juga artikel terkait GULA DARAH atau tulisan lainnya dari Budwining Anggraeni Tiyastuti

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Budwining Anggraeni Tiyastuti
Penulis: Budwining Anggraeni Tiyastuti
Editor: Nur Hidayah Perwitasari