5 Cara Sembuhkan Flu: Konsumsi Antivirus Hingga Perbanyak Istirahat

Oleh: Rachma Dania - 1 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Cara mengobati flu, mulai dari mengonsumsi antivirus, perbanyak istirahat hingga mencoba suplemen NAC.
tirto.id - Flu merupakan salah satu penyakit paling umum yang bisa menjangkiti tubuh manusia. Semua orang bisa berisiko terkena flu dikarenakan mudahnya penyebaran penyakit tersebut.

Ketika mengalami flu maka badan akan terasa tidak nyaman, hidung tersumbat juga membuat banyak aktivitas menjadi terhambat dengan hidung yang terus berair.

Dilansir dari situs lung, gejala flu bisa muncul secara tiba-tiba, dan orang yang berisiko memiliki penyakit lain harus cepat-cepat mendapat penanganan karena bisa jadi flu tersebut merupakan pertanda dari penyakit yang lebih serius seperti halnya penyakit paru-paru kronis.

Pengobatan dengan menggunakan obat antivirus mungkin bisa mengurangi atau bahkan menyembuhkan gejala flu dalam waktu satu hingga dua hari.

Gejala mungkin dialami saat flu atau influenza yakni:

    • Demam tinggi secara tiba-tiba
    • Pusing, dan sakit di otot dan persendian
    • Batuk kering
    • Kedinginan
    • Sakit tenggorokan
    • Hidung tersumbat dan basah
    • Mual
    • Penyakit perut seperti mual, muntah, diare lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang tua.
    • Kebanyakan orang sembuh dari flu setelah satu hingga dua munggu namun beberapa orang terutama yang sudah lanjut usia biasanya membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama daripada orang pada umumnya.


Melalui gejala-gejala tersebut kita bisa mengetahui bahwa tubuh sedang akan terserang flu, dan dikutip pada The Guardian, kita bisa melakukan upaya penyembuhan dari gejala-gejala tersebut sebelum maupun saat flu tersebut menyerang tubuh, berikut beberapa langkahnya:

1. Konsumsi Antivirus

Jika seseorang mulai menunjukkan gejala flu, maka ia dapat bertanya kepada dokter mengenai antivirus yang bisa ia dapatkan secara resmi, seperti halnya oseltamivir yang dijual sebagai Tamiflu dan zanamivir (Relenza).

Kedua antivirus tersebut mencegah enzim yang bisa membantu virus dalam menginfeksi sel-sel baru. Obat-obat tersebut akan sangat efektif bila dikonsumsi pada 48 jam pertama terkena flu, selanjutnya obat tersebut akan memperpendek serangan flu dalam tubuh.

Antivirus ini tidak selalu diresepkan oleh dokter karena efek sampingnya yang berkaitan dengan penderita diabetes atau penyakit jantung, hendaknya terus berhati-hati dan terus berada di bawah pengawasan dokter agar tidak terjadi peningkatkan risiko komplikasi.

2. Menambah Waktu Tidur

Dengan menambahkan waktu tidur maka akan membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih sehat. Selain itu, tidur juga berperan dalam pembentukan sel darah putih agar jumlah sel tersebut tetap seimbang di dalam tubuh.

Menurut Science Direct, sel darah putih akan sangat berguna untuk memerangi virus di dalam tubuh. Dan semakin baik lagi ketika kita mendapatkan vaksin flu yang dapat memudahkan tubuh untuk menghasilkan antibodi.

3. Perhatikan Makanan dan Minuman yang Dikonsumsi

Banyak para ahli yang percaya bahwa pada saat kita sedang terserang flu maka penting bagi penderita untuk minum minimal delapan cangkir atau 250 ml cairan dalam sehari.

Gejala umum flu yang terjadi seperti berkeringat dan pilek tentunya meningkatkan jumlah kebutuhan air bagi tubuh dan sangat penting bagi tubuh agar tidak dehidrasi.

Selain itu cairan juga bisa melancarkan kemacetan yang disebabkan penumpukan lendir di paru-paru sehingga menyebabkan pneumonia.

Tak hanya itu, perlu juga untuk memakan makanan yang tinggi vitamin C seperti buah kiwi, dan juga buah yang kaya akan antioksidan beta-karoten seperti wortel, ubi dan labu, agar dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Tetap Beristirahat

Penting bagi penderita flu untuk menjaga diri agar tetap hangat karena hal itu dapat membantu tubuh agar mempertahankan energinya guna pertempuran kekebalan tubuh yang terjadi saat orang terkena flu.

Para ahli merekomendasikan agar tubuh beristirahat setidaknya 24 jam untuk menghindari penularan virus. Hal tersebut juga dapat mengurangi risiko pengembangan komplikasi seperti pneumonia.

5. Coba Suplemen NAC

N-asetil L-sistein (NAC) adalah antioksidan kuat. Berdasarkan penelitian, suplemen itu dapat mengurangi durasi dan tingkat keparahan flu dengan meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi lendir pernapasan serta menghambat kemampuan virus untuk bereplikasi.


Baca juga artikel terkait FLU atau tulisan menarik lainnya Rachma Dania
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Rachma Dania
Penulis: Rachma Dania
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight