Liga 1 2020

3 Syarat Persija untuk PSSI Jika Liga 1 2020 Dilanjutkan

Oleh: Hendi Abdurahman - 4 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Persija Jakarta memberikan tiga syarat kepada PSSI apabila jadwal kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan.
tirto.id - Persija Jakarta memberikan tiga syarat kepada PSSI apabila jadwal kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan di tengah atau seusai pandemi virus Corona COVID-19 yang belum sepenuhnya bisa diatasi.

Pertama, Persija menginginkan Liga 1 kembali digulirkan pada Oktober 2020. Sebelumnya, ada wacana bahwa kompetisi dilanjutkan mulai September 2020. Persija juga setuju dengan usulan pertandingan yang berpusat di Jawa.

“Syarat pertama harus dipastikan pandemi COVID-19 sudah melandai. Oleh karena itu sebaiknya kick off digelar bulan Oktober dan berpusat di Jawa,” ucap Direktur Persija, Ferry Paulus sebagaimana dikuti laman resmi klub, Rabu (3/6/2020).

“Jawa menjadi opsi karena dapat menggunakan transportasi darat dan mengurangi risiko penyebaran COVID-19. Tentunya hal ini diimbangi dengan protokol kesehatan yang baik,” tambahnya.

Syarat kedua, Persija berharap adanya kenaikan subsidi terhadap klub. Untuk hal ini, ada wacana yang mengemuka yakni rencana kenaikan subsidi per termin yang sebelumnya Rp520 juta menjadi Rp800 juta.

“Kami juga meminta subsidi dinaikkan karena praktis sudah tidak ada pendapatan dari sponsor dan tiket. Pemerintah juga harus berperan untuk dapat memberi keringinan biaya stadion, pajak, dan biaya pertandingan lainnya,” lanjut Ferry.

Terakhir, yang juga dianggap penting oleh juara Liga 1 2018 tersebut yaitu adanya komunikasi antara PSSI dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait renegosiasi kontrak.

“PSSI harus dapat memastikan bahwa ada renegosiasi dengan pihak APPI. Jika tidak, maka akan menyisakan masalah baru kaitannya dengan gaji pemain dan ofisial,” tambah Ferry.


Persita Juga Punya Syarat

Syarat yang dilontarkan Persija, khususnya mengenai waktu dimulainya liga, senada dengan Persita Tangerang. Manajer Klub Persita, I Nyoman Suryanthara, mengatakan bahwa Oktober merupakan waktu yang ideal untuk melanjutkan kompetisi.

Menurutnya, selain menyiapkan tim dan proses adaptasi di tengah pandemi COVID-19, PSSI juga mesti mengkaji beberapa hal agar liga berjalan lancar, salah satunya perihal perkembangan COVID-19 di beberapa daerah.

“Kami melihat paling ideal itu di bulan Oktober [liga berlanjut]," tutur I Nyoman Suryanthara.

"PSSI memiliki waktu yang panjang untuk melakukan kajian-kajian termasuk melihat kondisi di tiap daerah bagaimana. Memang paling ideal dan paling aman itu Liga 1 digulirkan kembali Oktober, bukan September seperti wacana yang mengemuka,” lanjutnya.

Baca juga artikel terkait LIGA 1 2020 atau tulisan menarik lainnya Hendi Abdurahman
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Hendi Abdurahman

DarkLight