Data PBS

2,97 Juta Orang Pakai Angkutan Udara Domestik per November 2020

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 4 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
BPS mencatat per November 2020 ada 2,97 juta penumpang angkutan udara domestik alias naik dibanding Oktober yang mencapai 2,22 juta orang.
tirto.id - Jumlah pengguna transportasi udara per November 2020 terus mengalami kenaikan. Per November 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 2,97 juta penumpang angkutan udara domestik alias naik dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 2,22 juta orang. Peningkatan ini terjadi saat masih tingginya kasus COVID-19 di Indonesia.

“Transportasi angkutan udara masih mengalami peningkatan sejak September. Per November 2020 naik 33,43 persen mtom. Tentu saja kenaikan ini sangat baik buat perekonomian,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi pers virtual, Senin (4/1/2021).

Kenaikan yang terjadi pada angkutan udara domestik sayangnya masih belum cukup mengompensasi penurunan selama pandemi COVID-19. Per November 2020 masih terjadi penurunan 55,28 persen dari posisi tahun sebelumnya yang masih mencapai 6,63 juta orang.

Sementara penerbangan internasional konsisten stagnan sejak April 2020. Pada November 2020 hanya ada 45 ribu penumpang penerbangan internasional alias naik 15,8 persen dari posisi Oktober 2020 39 ribu penumpang.

Angkutan lainnya seperti kereta api mencapai 13,72 juta penumpang selama November 2020. Angka ini naik 14,95 persen mtom dari posisi Oktober 2020 11,43 juta orang.

Secara year on year jumlah penumpang kereta api masih belum pulih. Angkanya masih turun 61,75 persen dari November 2019 yang mencapai 35,88 juta orang.

Dari sisi angkutan laut, jumlah penumpang juga masih mengalami kenaikan bulanan. Per November 2020 jumlah penumpang kapal mencapai 1,2 juta orang naik 9,34 persen dari Oktober 2020 1,1 juta orang.



Baca juga artikel terkait DAMPAK PANDEMI COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Abdul Aziz
DarkLight