2 Nakes Positif Corona, Puskesmas Sewon II Bantul Ditutup Sementara

Oleh: Irwan Syambudi - 21 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Penutupan sementara puskesmas ini dilakukan untuk sterilisasi dengan disinfektan.
tirto.id - Dua tenaga kesehatan di Puskesmas Sewon II Kabupaten Bantul, Yogyakarta dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19. Akibatnya Puskesmas kini ditutup untuk sementara.

"Puskesmas Sewon II sekarang Puskesmas ditutup sementara," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa, Selasa (21/7/2020).

Penutupan sementara puskesmas ini dilakukan untuk sterilisasi dengan disinfektan. Hal ini juga pernah dilakukan oleh Pemkab Bantul saat menuntup sementara Puskesmas Bangutapan II setelah terdapat dokter yang terinfeksi COVID-19.

Beberapa waktu terakhir Pemkab Bantul gencar melakukan tes PCR massal terhadap tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas maupun rumah sakit rujukan, mengingat mereka rentan terpapar COVID-19.

Kedua tenaga kesehatan Puskesmas Sewon II itu laporkan dalam pendataan Pemda DIY pada Senin (20/7/2020). Dalam laporannya disebutkan dua tenaga kesehatan dari Bantul itu tercatat sebagai kasus nomor 437 seorang perempuan, 29 tahun dan kasus 438 seorang perempuan, 28 tahun.

Selain dua tenaga kesehatan dilaporkan juga terdapat empat kasus positif lainnya yakni kasus 439 seorang perempuan, 50 tahun asal Bantul, ia memiliki riwayat kontak dengan kasus 415.

Lalu kasus 440 seorang laki-laki, 44 tahun asal Sleman yang memiliki riwayat perjalanan dari Samarinda. Terakhir kasus 451 seorang perempuan, 23 tahun asal Sleman. Ia merupakan karyawan sebuah rumah sakit.

Untuk laporan kematian terdapat satu pasien dalam pengawasan (PDP) yakni seorang laki-laki, 74 tahun asal Gunungkidul. Ia meninggal dalam posisi belum dilakukan tes swab.

Sementara itu kasus sembuh hari ini bertambah tiga orang yakni dua kasus dari Bantul nomor 281 dan 382, serta satu kasus dari Gunungkidul yakni nomor 274.

Tercatat hingga hari ini terdapat 2.142 pasien PDP. Sebanyak 438 PDP dinyatakan sebagai kasus konfirmasi positif COVID-19 yang 12 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan PDP yang dinyatakan negatif COVID-19 sebanyak 1.547.

Kemudian untuk PDP yang masih menunggu hasil tes swab berjumlah 157 orang, sebanyak 32 di antaranya dinyatakan meninggal. Sementara total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 8.138 orang.


Baca juga artikel terkait TENAGA KESEHATAN POSITIF CORONA atau tulisan menarik lainnya Irwan Syambudi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight