Menuju konten utama

2 Amalan untuk Mengatasi Kesulitan Hidup yang Mudah Dikerjakan

Amalan untuk mengatasi kesulitan hidup ada dua, yakni solat dua rakaat sebelum tidur dan memperbanyak istigfar.

2 Amalan untuk Mengatasi Kesulitan Hidup yang Mudah Dikerjakan
Ilustrasi berdoa. foto/Istockphoto

tirto.id - Semua manusia pasti pernah menemui kesulitan dan persoalan dalam hidupnya.

Allah SWT juga berfirman dalam surah Al-Anbiya':

كُلُّ نَفۡسٍ ذَآٮِٕقَةُ الۡمَوۡتِ‌ؕ وَنَبۡلُوۡكُمۡ بِالشَّرِّ وَالۡخَيۡرِ فِتۡنَةً‌  ؕ وَاِلَيۡنَا تُرۡجَعُوۡنَ

Kullu nafsin zaaa'iqatul mawt; wa nabluukum bishsharri walkhairi fitnatanw wa ilainaa turja'uun

Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami." (QS al-Anbiya’: 35).

Dikutip dari laman Muhammadiyah, ujian hidup berupa keburukan dan kebaikan untuk meningkatkan derajat di sisi Allah.

Yang paling penting untuk diketahui setiap orang adalah, bahwasanya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.

Dalam buku Buku Amalan Ringan Paling Menakjubkan - 20 Kiat Menuju Kebahagiaan Hidup yang ditulis Syekh Ali Jaber (Januari 2021), ada dua amalan mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan hidup dan mewujudkan hajat.

Pertama, lakukan salat dua rakaat sebelum tidur, salat ini bisa dihitung sebagai salat hajat atau salat sunah lainnya.

"Jika sudah mengerjakan salat dua rakaat, lanjutkan dengan salat witir, karena itu lebih bagus. Lalu berbaring tidur dengan membaca doa sambil membayangkan hajat yang diinginkan," kata Ali Jaber.

Doa Mengatasi Kesulitan Hidup

Doa yang dibaca untuk mengatasi kesulitan hidup, yakni Hasbiyallaahu wa ni'mal wakiil sebanyak tiga kali, kemudian yakinlah bahwa Allah akan mengatasi masalah Anda, karena semakin tinggi keyakinan maka akan semakin cepat pula selesai masalah dan hajat yang diinginkan.

Amalan kedua yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan hidup adalah tidak pernah berhenti beristigfar di setiap waktu pagi, siang, sore, dan malam.

Allah SWT berfirman:

فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا ١٠

يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا ١١

وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّٰتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَٰرًا ﴿١٢

Artinya: "Maka aku berkata (kepada mereka), "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu. Dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu." (QS. Nuh: 10-12)

Istigfar sangatlah dahsyat, dengan memperbanyak istigfar, maka atas ijin Allah, Allah akan menghadirkan hajat atau keinginan kita.

Istigfar yang bisa dibaca adalah:

Astaghfirullah hal adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaih

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung yang tiada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya”

atau bisa dibaca dengan sederhana:

Astaghfirullah Al Adzim

Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung"

Apalagi jika istigfar dimulai dengan sayyidul istigfar. Berikut ini doa sayyidul istighfar:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya: “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau,” (HR. Bukhari no. 6306).

Dua amalan mengatasi kesulitan hidup ini bisa dikerjakan oleh siapa pun, tapi dengan syarat mengamalkannya sesuai dengan apa yang sudah disampaikan di atas.

"Alhamdulillah banyak orang yang sudah berhasil, bahkan dengan waktu yang sangat cepat," kata Syeh Ali Jaber.

Baca juga artikel terkait AMALAN SUNAH atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Iswara N Raditya