Menuju konten utama

1.223 Ternak di Kalimantan Barat Terjangkit PMK, 429 Ekor Sembuh

PMK pada hewan ternak di Kalimantan Barat saat ini tersebar di delapan kecamatan atau 53 desa/kelurahan.

1.223 Ternak di Kalimantan Barat Terjangkit PMK, 429 Ekor Sembuh
Peternak memberi makan sapi di Desa Serah, Gresik, Jawa Timur, Jumat (17/6/2022). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/Zk/pras.

tirto.id - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalimantan Barat, M Munsif mencatat 1.223 ternak di wilayahnya terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dari jumlah itu, 429 ternak telah sembuh.

Munsif meminta masyarakat tak perlu khawatir lantaran tingkat kesembuhan PMK pada hewan ternak di Kalbar relatif tinggi.

"Sisanya dalam proses penyembuhan. Untuk tingkat kematian sangat kecil dan potensi kematian sekecil apa pun harus dicegah dengan penanganan yang baik," kata Munsif di Pontianak, Senin (20/6/2022).

Munsif mencatat PMK di Kalbar saat ini tersebar di delapan kecamatan atau 53 desa/kelurahan. Ia menilai jumlah itu sangat kecil dibandingkan jumlah desa/kelurahan di Kalbar yang mencapai 2.086.

"Hewan ternak berupa sapi di Kalbar sebanyak 158.910 ekor. Kasus PMK ada 1.000 lebih. Kembali dengan data itu, peternak jangan khawatir dan masyarakat begitu juga," kata dia.

Sementara itu, Munsif mengatakan Kalbar belum mendapatkan alokasi vaksin PMK lantaran jumlahnya masih terbatas. Vaksinasi ternak saat ini diprioritaskan untuk Jawa Timur yang memiliki 80 kali kasus PMK lebih banyak dari Kalbar.

"[Kami] menyampaikan usulan ke pusat agar gelombang kedatangan vaksin berikutnya agar dapat dialokasikan juga ke Kalbar dan 18 provinsi tertular lainnya secara proporsional sesuai jumlah kasus dan populasi sapinya," kata dia.

Sementara vaksin belum tersedia, upaya yang dilakukan Pemprov Kalbar adalah mengintensifkan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) ke para peternak, pedagang dan masyarakat terkait PMK.

Munsif menambahkan hal lain yang dilakukan pemerintah daerah yakni merespons pelaporan yang masuk ke Posko Crisis Center PMK baik di level provinsi maupun kabupaten/kota.

"Petugas medikvet yang turun ke kandang akan memeriksa suspek PMK dan langsung berikan tindakan pengobatan serta penyuntikan vitamin sepanjang logistiknya masih tersedia secara gratis," kata dia.

Baca juga artikel terkait PMK HEWAN TERNAK

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan