11 Tips Mempercepat Kinerja Smartphone Android

Oleh: Adilan Bill Azmy - 8 Oktober 2019
Dibaca Normal 2 menit
Tips untuk mempercepat kinerja smartphone Android. Tips pertama, cari tahu penyebabnya.
tirto.id - Smartphone yang baru keluar dari boks akan sangat responsif saat digunakan. Namun, secepat apa pun smartphone akan tetap melambat seiring berjalannya waktu. Kondisi ini normal terjadi, baik pada smartphone kelas atas maupun kelas bawah.

Smartphone yang melambat dapat terjadi karena beberapa hal. Bisa karena terkena virus, terlalu banyak menginstal aplikasi, multi-tasking yang berlebihan, hingga kehabisan tempat penyimpanan. Namun, selama bukan karena kerusakan hardware, kinerja smartphone yang melambat dapat dibenahi dari rumah. Situs Android Pit membeberkan beberapa langkah yang bisa dilakukan di rumah ketika smartphone terasa melambat.

  • Ketahui Masalahnya
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mencari tahu penyebab smartphone menjadi lambat. Periksa di bagian Penyimpanan File pada Pengaturan, apakah penyimpanan smartphone sudah terlalu penuh? Bila tidak, periksa penyimpanan RAM. Bila indikator penyimpanan RAM juga masih normal, bisa jadi smartphone terkena virus.

  • Bersihkan File Tidak Penting
Penyimpanan yang terlalu penuh menjadi penyebab umum smartphone menjadi lambat. Cobalah untuk memilah dan memilih kembali file foto, video, dan dokumen. Bila tidak penting, maka lebih baik dihapus saja agar penyimpanan lebih lengang.

Selain itu, hapus aplikasi bawaan telepon dan aplikasi yang tidak digunakan. Banyak smartphone yang dipasangi aplikasi-aplikasi dari sponsor, yang kadang kurang berguna. Jangan ragu untuk menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari smartphone.

Cache juga penting untuk diperhatikan. Cache merupakan residu data yang dihasilkan dari proses berjalannya aplikasi. Meskipun berguna untuk mempercepat kinerja aplikasi saat dibuka, namun terlalu banyak cache malah menyebabkan penyimpanan smartphone menjadi penuh, dan memperlambat kinerja smartphone.

Bersihkan cache dengan aplikasi pembersih bawaan. Kebanyakan smartphone dilengkapi dengan aplikasi keamanan dan pembersih, sehingga tidak perlu mengunduh aplikasi dari pihak ketiga.

  • Kelola Widget
Widget biasanya terletak di layar awal smartphone. Penggunaan widget biasanya sebagai jalan pintas menuju fitur sebuah aplikasi. Namun, tidak jarang pula widget yang muncul tanpa disadari, yang disebabkan oleh virus atau iklan yang tidak sengaja tersentuh saat berselancar di browser.

Lihatlah layar home pada smartphone. Pastikan widget yang ada hanya widget yang dibutuhkan. Bila ada yang mencurigakan, maka langsung hapus saja. Caranya, tekan dan tahan widget yang ingin dihapus, lalu tekan hapus.

  • Matikan Animasi
Animasi ketika transisi aplikasi dapat mempercantik tampilan smartphone. Namun, animasi ini juga berdampak kepada kinerja smartphone, karena animasi membutuhkan lebih banyak RAM untuk menjalankannya. Tidak ada salahnya untuk tetap menggunakan animasi transisi, tetapi, menonaktifkan animasi lebih dapat membantu menjaga kecepatan kinerja smartphone.

Bila menggunakan launcher, maka animasi dapat dimatikan di pengaturan launcher. Namun, animasi juga bisa dimatikan secara manual pada pilihan Developer Options dalam menu Pengaturan.

  • Bersihkan Ruang
Penyebab paling umum kedua adalah terlalu banyak aplikasi yang berjalan pada latar belakang smartphone. Aplikasi yang baru saja ditutup tidak jarang masih berjalan pada latar belakang. Tujuannya agar bila dibuka kembali, pengguna berada di halaman yang sama dengan halaman terakhir aplikasi sebelum ditutup. Sisa aplikasi yang berjalan ini ditampung dalam RAM.

Cukup bermanfaat, memang. Namun, apabila aplikasi yang berjalan di latar belakang terlalu banyak, maka RAM akan penuh. Dampaknya, kinerja smartphone akan melambat. Cukup tekan menu aplikasi yang sedang berjalan pada tombol navigasi, lalu swipe kotak aplikasi ke kanan.

  • Hindari Aplikasi Pembersih dari Pihak Ketiga
Meskipun nampak berfaedah, tetapi aplikasi pembersih dari pihak ketiga lebih sering merusak daripada benar-benar membersihkan. Aplikasi-aplikasi seperti Clean Master dari Cheetah Mobile membersihkan cache terlalu sering, yang malah membuatnya menjadi lambat, alih-alih mempercepat.

Kemudian, perhatikan privasi ketiga menggunakan aplikasi apapun dari pihak ketiga. Kebanyakan aplikasi seperti itu meminta berbagai akses tambahan, yang bila tidak diperhatikan dengan baik, dapat berdampak pada pencurian data.

  • Restart Smartphone
Cara tercepat dan termudah mempercepat kinerja smartphone adalah dengan melakukan restart. Tindakan ini mampu menghapus cache, menghentikan aplikasi yang tidak perlu, dan membuat kinerja smartphone menjadi lebih cepat lagi.

Cukup tekan dan tahan tombol power dan pilih menu restart/reboot, klik OK.

  • Perbarui Software Android
Terkadang muncul pemberitahuan untuk memperbarui software saat sedang asyik bermain smartphone. Namun, tak jarang pengguna malah mengabaikan pemberitahuan ini. Padahal, pembaruan software penting demi kelangsungan hidup smartphone.

Pembaruan tidak melulu tentang fitur dan layanan. Pembaruan juga menyasar pada pembenahan kesalahan yang kemungkinan terjadi pada sistem. Maka dari itu, pastikan software pada smartphone dalam versi paling baru.

  • Jelajahi Lebih Lanjut Penyebab Smartphone Melambat
Benahi secara lebih dalam penyebab smartphone melambat. Pengguna bisa memantau penggunaan baterai pada menu Pengaturan > Baterai. Selain itu, untuk memantau aplikasi, klik menu Pengaturan > Aplikasi yang Diinstal.

  • Melakukan Root pada Smartphone
Melakukan root pada smartphone tidak dianjurkan bagi pengguna awam. Rooting membutuhkan pemahaman dan pengalaman lebih, tidak bisa sembarangan. Salah-salah, smartphone malah mengalami bootloop hingga mati total.

Namun, untuk pengguna yang sudah berpengalaman, rooting dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang memperlambat kinerja smartphone. Selain itu, membenahi smartphone dalam kondisi root juga lebih mudah dan lebih efektif.

  • Reset ke Pengaturan Pabrik
Langkah terakhir yang menjadi senjata pamungkas adalah mengembalikan smartphone ke pengaturan pabrik. Langkah ini dapat membersihkan smartphone dari berbagai aplikasi yang tidak penting, virus, dan cache yang menumpuk. Langkah ini membuat smartphone seperti baru saja keluar dari boksnya.

Namun, langkah ini berdampak besar bagi data yang ada di smartphone. Mengembalikan smartphone ke pengaturan pabrik juga berarti menghapus semua file yang ada di dalam ruang penyimpanan. Artinya, pengguna akan kehilangan semua hal yang disimpan pada smartphone.

Maka dari itu, sebelum melakukannya, cadangkan terlebih dahulu file yang penting: dokumen, foto, video, dan lain sebagainya ke penyimpanan eksternal, seperti laptop atau kartu micro SD. Bisa juga mencadangkan data yang ada ke penyimpanan awan (cloud storage) seperti Google Drive, DropBox, atau lain sebagainya.


Baca juga artikel terkait SMARTPHONE atau tulisan menarik lainnya Adilan Bill Azmy
(tirto.id - Teknologi)

Kontributor: Adilan Bill Azmy
Penulis: Adilan Bill Azmy
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight