Menuju konten utama

1 Juni Hari Susu Nusantara: Apa itu Susu Full Cream dan Manfaatnya?

Hari Susu Nusantara 1 Juni, Hari Susu Sedunia: apa itu susu full cream dan manfaatnya bagi kesehatan?

1 Juni Hari Susu Nusantara: Apa itu Susu Full Cream dan Manfaatnya?
Ilustrasi Anak Minum Susu. foto/istockphoto

tirto.id - Susu full cream merupakan susu dengan kandungan lemak yang masih "utuh" yang memiliki beragam vitamin dan mineral.

Hari Susu Sedunia diperingati setiap 1 Juni. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memprakarsai terwujudnya Hari Susu sejak 2001. Indonesia juga menetapkan 1 Juni sebagai Hari Susu Nusantara.

Budaya minum susu terbilang masih rendah di Indonesia. Beda dengan negara di Eropa atau Amerika Serikat, kebiasaan minum susu sudah dilakukan sebagai aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari konsumsi harian.

Hanya saja, memang tidak setiap orang bisa minum susu karena sebagian mereka memiliki alergi pada laktosa atau disebut intoleransi laktosa.

Penderita intoleransi laktosa adalah seseorang yang pencernaannya tidak mampu mencerna laktosa yang merupakan gula pada susu dan olahannya.

Dengan demikian, penderitanya memiliki pantangan pula pada produk susu lain seperti keju, mentega, yoghurt, dan sebagainya.

Menurut laman Internatonal Dairy Foods Association, satu porsi susu sapi memiliki kandungan 3,7 persen lemak dan 9 persen padatan bukan lemak. Dalam susu memuat pula kandungan vitamin A, D, E dan K.

Sementara itu, pada padatan terkandung protein terutama kasein dan laktalbumin, karbohidrat terutama berbentuk laktosa, dan mineral yang termasuk di dalamnya kalsium ataupun fosfor.

Dilihat dari komposisi lemaknya, susu dibagi menjadi susu full cream dan susu skim.

Susu full cream disebut pula dengan whole milk. Menurut laman Frisian Flag, susu full cream adalah susu yang masih "utuh".

Artinya, dalam susu full cream kandung lemaknya tetap dipertahankan. Kandungan lemak tinggi tersebut membuat susu ini memiliki cita rasa gurih dan legit.

Tekstur susu full cream lebih lembut ketimbang susu skim. Sementara itu, komponen gizinya juga banyak seperti kalsium, protein, karbohidrat, beragam vitamin, dan mineral.

Meski susu full cream kaya lemak jenuh, tapi tidak meningkatkan lemak jahat karena juga memiliki kalsium dan protein.

Olahan susu memiliki risiko kesehatan jika hanya diambil lemaknya saja. Lemak ini bisa menaikkan kolesterol jahat secara signifikan kalau dikonsumsi berlebihan. contoh produk olahan lemak susu adalah mentega.

Sementara itu, susu skim adalah susu yang sudah dikurangi kandungan lemaknya. Biasanya produksi susu skim untuk mereka yang menjalani program penurunan berat badan.

Meski akhirnya nilai kalorinya ikut rendah, tapi kandungan gizinya masih seimbang seperti yang ada pada susu full cream.

Manfaat minum susu full cream

Melansir laman Healthline, susu full cream paling banyak diminati oleh penikmat susu.

Kendati demikian, minum susu ini kadang juga menimbulkan perdebatan apakah benar-benar bermanfaat atau tidak bagi tubuh. Hanya saja, terdapat berbagai manfaat susu yang telah melalui penelitian.

Berikut beberapa manfaat minum susu full cream:

1. Susu memiliki nutrisi yang sangat beragam

Secangkir susu berukuran 224 gram, di dalamnya mengandung kalori 146, protein 8 gram, lemak 8 gram, kalsium 28% dari AKG, vitamin D 24% dari RDA, kalium 10 % dari AKG, forfor 22% dari RDA, hingga selenium 13% dari AKG.

Semua vitamin dan mineral pada susu tersebut bermanfaat bagi kesehatan.

Protein susu yang terdiri dari asam linoleat dan asam lemak omega 3 dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Vitamin E dan beta kroten di dalam susu turut membantu menurunkan peradangan dan melawan stres oksidatif.

2. Membantu pertumbuhan dan perkembangan, memperbaiki sel, dan meningkatkan imunitas.

Manfaat ini muncul karena susu memiliki protein utama yang disebut kasein dan whey. Keduanya protein berkualitas tinggi.

Keduanya turut membantu membangun otot, mencegah kehilangan massa otot, hingga menyediakan energi saat berolahraga.

Di samping itu, minum susu dikaitkan pula dengan peningkatan besaran massa otot di seluruh bagian tubuh. Pada orang dewasa yang menuju tua, minum susu menjadikan kinerja fisik tetap prima.

3. Mengurangi risiko sindrom metabolik

Sindrom ini dapat dicegah dengan minum susu karena memiliki asam lemak. Susu full cream juga diyakini mampu menurunkan risiko dabetes. Kandungan lemak pada susu beriringan dengan jumlah asam lemak omega 3 .

Saat susu punya lemak tinggi maka asam lemak omega 3 di dalamnya juga tinggi. Asam lemak omega 3 dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes hingga 56% lebih tinggi.

Omega 3 juga memiliki peran dalam menjaga kesehatan otak dan jantung.

4. Mencegah kenaikan berat badan

Kontribusi susu dalam menjaga tubuh dari kebaikan berat badan lantaran ada kandungan protein. Protein membuat seseorang merasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan.

Asam linoleat juga dikenal membantu penurunan berat badan dengan mendorong pemecahan lemak dan menghambat produksi lemak.

Baca juga artikel terkait HARI SUSU NUSANTARA atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Dhita Koesno